sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Polda Metro Jaya Menyiapkan Strategi Jika Aksi 112 Tetap Digelar

Polda Metro Jaya Menyiapkan Strategi Jika Aksi 112 Tetap Digelar



Jakarta – Aksi 112 tetap berlangsung meskipun ada larangan dari Polda Metro Jaya pada 11 Februari 2017. Polisi pun menyiapkan strategi ketika aksi tersebut tetap digelar.

Polda Metro Jaya Menyiapkan Strategi Jika Aksi 112 Tetap Digelar

Polda Metro Jaya Menyiapkan Strategi Jika Aksi 112 Tetap Digelar

“Kita punya cara sendiri, kita akan komunikasikan dan yang terpenting (aksi) tanggal 11 Februari kita tidak mengizinkan,” tegas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Kamis (9/2/2017).

Hal itu sesuai Pasal 6 UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang menyampaikan pendapat di muka umum yang mengganggu ketertiban tidak diperbolehkan dan Pasal 15 UU Nomor 9 Tahun 1998, maka petugas dapat membubarkan aksi itu.

Baca juga : Dewi Lestari Siap Kirimkan Serial Supernova ke Istana Untuk Jokowi

Ia menegaskan petugas kepolisian memiliki kewenangan untuk membubarkan aksi yang dianggap berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum termasuk menjatuhkan sanksi sesuai aturan.

Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI, TNI dan Pemerintah Provinsi DKI terkait larangan aksi 112 ini.

Ia menyebutkan, larang aksi 112 itu lantaran berpotensi mengganggu kamtibmas saat mendekati masa tenang dan pemilihan Pilkada DKI Jakarta yang akan digelar secara serentak pada 15 Februari 2017.

Polda Metro Jaya, lanjut dia, hanya memberikan izin salat subuh berjamaah bagi elemen masyarakat di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat pada 11-12 Februari 2017.

Sebelumnya, FUI mengirimkan surat pemberitahuan rencana aksi 112 ke Polda Metro Jaya pada Kamis 2 Februari. Tetapi, kepolisian tidak mengeluarkan izin karena pertimbangan menimbulkan gangguan kamtibmas menjelang Pilkada DKI.

Forum Umat Islam (FUI) menegaskan tak terpengaruh dengan larangan Polda Metro Jaya tersebut. Selaku penyelenggara kegiatan ini, mereka menilai acara tersebut telah dijamin undang-undang. Aksi 112 itu berupa jalan santai dari Monas ke Bundaran Hotel Indonesia (HI).

 

(Bens – sisiduni.com)