Home » News » Jelang Pilkada 2017, Wali Kota Batu Himbau Seluruh Masyarakat Malang Gunakan Hak Pilihnya

Jelang Pilkada 2017, Wali Kota Batu Himbau Seluruh Masyarakat Malang Gunakan Hak Pilihnya



Batu – Wali Kota Batu Eddy Rumpoko meminta masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 15 Febuari 2017 mendatang. Dimana saat itu digelar Pilkada untuk memiliki calon walikota dan wakil walikota Batu periode 2017-2021.

Jelang Pilkada 2017, Wali Kota Batu Himbau Seluruh Masyarakat Malang Gunakan Hak Pilihnya

Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko

“Hak pilih mohon digunakan, Pilkada kurang delapan hari, untuk memilih pemimpin yang memiliki visi dan misi dan program mengedepankan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat,” kata Eddy Rumpoko disela bertemu PEPABRI, LVRI, dan DHC 45 di Balai Kota Among Tani Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, Selasa (7/2/2017).

Kehadiran masyarakat sangat penting dan wajib, kata Eddy, karena untuk menentukan keberlangsungan pemerintahan di Kota Batu. Karena dirinya akan mengakhiri masa jabatan tahun ini. “Seluruh masyarakat wajib datang ya,” ungkap walikota biasa disapa ER ini.

Masih menurut ER, Pilkada merupakan pesta demokrasi, jangan sampai tercederai dengan menjelekkan satu sama lain. Kondisi aman, nyaman bisa selalu terjaga, serta selalu mementingkan guyub rukun serta gotong royong.

“Biarlah proses pilkada berjalan dengan damai, seperti tidak terjadi apa-apa, hiruk pikuk, euforia yang justru merampas situasi aman dan nyaman. Wisatawan juga tidak terganggu ketika berkunjung ke Kota Wisata Batu,” ujar politisi dari PDI Perjuangan ini.

ER berharap, proses Pilkada Kota Batu yang hanya satu-satunya di Jawa Timur dalam pilkada serentak ini, dapat menjadi role model bagi kota serta kabupaten lain saat menggelar pemilihan calon kepala daerah.

“Seperti di Jakarta yang sangat mengganggu semua pikiran rakyat, bahkan di seluruh Indonesia,” sebutnya.

Baca juga : Pemkot Solo Usulkan Perda Larangan Memberi Uang ke Pengemis

Dia juga menginginkan PEPABRI, LVRI, serta DHC 45 sebagai sesepuh, orang tua, saudara, maupun tetangga, bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar tidak termakan money politik.

Tak hanya itu, kehadiran petaruh yang hanya membawa kepentingan pribadi atau golongan justru akan memecah belah masyarakat. “Kalau memang ada laporkan ke polisi atau penyelenggara pemilu dalam hal ini panwas. Negara ini didirikan tanpa pamrih bahkan nyawa taruhannya,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, ER juga turut menyampaikan, jika ada masyarakat Kota Batu memiliki kekesalan atas kepemimpinannya selama ini, untuk segera disampaikan.

Agar dirinya bisa meminta maaf langsung atas kesalahan kekhilafan selama memimpin masyarakat Kota Batu. “Kami mohon kalau ada, tolong disampaikan. Dimana alamatnya, saya akan datang meminta maaf,” kata ER dua periode menjabat walikota ini.

Pilkada Kota Batu akan diikuti empat pasangan calon, yakni paslon nomor 1 Rudi-Sujono, nomor 2 Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso, nomor 3 Hairuddin- Hendra Angga Sonatha, nomor 4 Abdul Majid-Kasmuri Idris.
(Muspri-sisidunia.com)