sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Dikritik Wali Kota Celta Vigo, Real Madrid Serang Balik Caballero

Dikritik Wali Kota Celta Vigo, Real Madrid Serang Balik Caballero



Madrid – Real Madrid dikritik keras waliokota Vigo, Abel Caballero, terkait pembatalan duel kontra Celta Vigo. Tapi, Los Blancos balik menyerang Caballero.

Dikritik Wali Kota Celta Vigo, Real Madrid Serang Balik Caballero

Real Madrid

Sejatinya laga Celta kontra Madrid akan dihelat di Stadion Balaidos, Senin (6/2/2017) dinihari WIB. Namun laga itu akhirnya dibatalkan terkait kondisi cuaca yang tak menentu di kota Vigo.

Pasalnya stadion yang harusnya menghelat laga itu rusak dihantam badai yang menyerang daerah Galicia dalam beberapa hari belakangan. Tak cuma laga Celta vs Madrid, tapi juga Deportivo La Coruna kontra Real Betis dibatalkan.

Madrid sendiri awalnya tetap bersikeras agar laga tetap digelar, baik itu di stadion lain maupun tetap bermain di Balaidos tanpa penonton. Pengunduran laga hanya akan menambah padat jadwal Madrid ke depannya.

Hal ini lantas membuat Madrid dikritik habis Walikota Vigo Abel Caballero karena dianggap mengabaikan sisi keselamatan dan hanya mengutamakan kepentingan klub. Madrid pun lantas dibuat kecewa dengan pernyataan Caballero tersebut.

Baca juga : Saling Menguntungkan, Chelsea dan Real Madrid Akan Barter Pemain

“Real Madrid kecewa atas komentar yang seharusnya tidak dikeluarkan walikota Vigo, Abel Caballero, yang mana dikatakan bahwa klub tidak mengikuti aturan keselamatan dan meminta laga Celta Vigo vs Real Madrid tetap berjalan,” demikian pernyataan resmi Madrid.

“Tidak hanya soal komentar walikota yang tidak seharusnya diucapkan, mereka juga salah total, karena Real Madrid saat itu tidak mempertanyakan sama sekali keamanan stadion Balaidos.”

“Real Madrid ingin menjelaskan duduk persoalannya karena kami sudah mempelajari kemungkinan laga akan ditunda sekitar 30 jam lebih sebelum kick-off, lalu klub mengajukan tiga alternatif kepada otoritas liga: pertama, apakah bisa atap stadion dibetulkan; kedua, kemungkinan bermain tanpa penonton; dan ketiga, jika kedua opsi itu tidak memungkinkan, maka apakah ada peluang bermain di stadion terdekat lainnya.”

“Proposal itu kami buat demi menghindari penundaan pertandingan yang dapat berakibat negatif kepada empat kompetisi, efek yang akan ditimpulkan bakal merugikan mereka, lalu kehilangan uang hak siar dari seluruh dunia, yang bakal berpengaruh pada lelang hak penyiaran ke depannya.”

Dengan demikian, Madrid kini menyimpan dua laga tersisa, satunya kontra Valencia, dan masih ada di puncak klasemen dengan 46 poin, unggul satu angka dari Barcelona dan tiga poin dari Sevilla.
(Muspri-sisidunia.com)