Home » Sport » Jesus Cetak Tiga Gol, Aguero Serahkan Nasibnya Pada Manajemen Klub

Jesus Cetak Tiga Gol, Aguero Serahkan Nasibnya Pada Manajemen Klub



Manchester – Sergio Aguero memberikan isyarat kariernya bersama Manchester City segera berakhir. Bomber asal Argentina itu bahkan menyerahkan kepastian masa depannya kepada manajemen klub.

Jesus Cetak Tiga Gol, Aguero Serahkan Nasibnya Pada Manajemen Klub

Gabriel Jesus VS Sergio Aguero, Manchester City

Kedatangan Gabriel Jesus ke Manchester memang membuat posisi Aguero terancam. Bahkan dalam dua pertandingan terakhir Jesus menjadi pilihan utama Pep Guardiola untuk memimpin barisan serangan dan kepercayaan ini dibayar Jesus dengan mencetak tiga gol dan satu assits.

“Saat ini semuanya baik-baik saja,” kata Aguero kepada Goal, setelah City mendapatkan kemenangan dramatis 2-1 atas Swansea City.

“Terkadang hal seperti ini terjadi. Ketika Anda ada di bangku cadangan, Anda harus menunggu peluang. Saya punya tiga bulan untuk melakukan yang terbaik dan membantu tim saya. Barulah saya akan melihat masa depan saya nanti.”

Aguero sendiri membantah bahwa pernyataannya itu mengindikasikan bahwa ia berpikir untuk mengganti klub.

Baca juga : Inilah Curhatan David Silva Selama Dilatih Guardiola

“Tidak, tidak. Saya sekarang hanya ingin membantu tim sekuat mungkin di tiga bulan ke depan. Setelahnya, mari lihat yang akan diputuskan klub untuk saya.”

Kontrak Aguero sendiri masih tersisa tiga tahun setelah ia menandatangani perpanjangan kontrak pada Januari lalu. Selama beberapa tahun terakhir, ia juga rutin menjadi bomber tersubur City, meski kerap didera cedera.

Musim lalu, Aguero mencetak 24 gol di Liga Primer Inggris dan total 35 gol di seluruh kompetisi. Sementara pada musim ini ia membobol gawang lawan 11 kali di liga dan total 18 kali di seluruh kompetisi.

Aguero yang hanya terpaut 23 gol dari rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah City menyatakan dirinya saat ini harus belajar dari Jesus.

“Ya, saat ini saya harus sedikit melihat yang ia lakukan, untuk mempelajarinya. Tapi saya adalah saya. Saya telah menghabiskan bertahun-tahun di Eropa bermain dengan gaya yang sama.”
(Muspri-sisidunia.com)