Home » News » Anggota DPRD Depok Menjadi Buron Lantaran Diduga Terlibat Bisnis Sabu

Anggota DPRD Depok Menjadi Buron Lantaran Diduga Terlibat Bisnis Sabu



Depok – Bisnis narkoba yang diungkap jajaran Satuan Narkoba Polresta Depok, diduga melibatkan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Depok. Seorang perempuan bernama Siti Ummu Kalsum, ditetapkan sebagai tersangka.

Anggota DPRD Depok Menjadi Buron Lantaran Diduga Terlibat Bisnis Sabu

Ilustrasi Sabu

Kini, Polisi tengah memburu pria berinisial ET, yang diketahui sebagi anggota DPRD Kota Depok Pergantian Antar Waktu (PAW).

Kasat Narkoba Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana mengatakan, Siti Ummu Kalsum ditangkap di dekat rumah milik ET, Jalan H Sulaiman RT 03 RW 05, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, pada Sabtu 4 Februari 2017 sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu wanita tersebut mengaku baru saja menyerahkan satu paket sabu ke ET.

Baca juga : 7 Kali Erupsi, Gunung Snabing Keluarkan Abu Vulkanik dan Lava Pijar

“Awalnya mendapat informasi dari masyarakat bahwa di ET sering dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba. Kemudian, kami melakukan observasi di lokasi tersebut. Dari situ kami ringkus Siti Ummu Kalsum, usai bertransaksi sabu-sabu,” kata Putu melalui keterangan tertulisnya, Minggu 5 Februari 2017.

Dari penangkapan itu, kata Putu, pihaknya kemudian menyambangi rumah ET. Tetapi saat jajarannya menggerebek rumahnya, ET sudah kabur. “ET kabur melalui pintu belakang rumah saat petugas mendatangi rumah melalui pintu bagian depan.”

Kendati, polisi tetap melakukan penggeledahan. Hasilnya, polisi menemukan dua bungkus plastik klip bening berisi sisa pakai sabu, satu pipet alat hisap sabu yang ditemukan di rumah dan mobil milik ET. Tak hanya itu, polisi juga menemukan barang bukti lain.

“Satu dompet berisi KTP, dan rekening tabungan atas nama ET, serta kotak kartu nama dan papan nama anggota DPRD di lemari pakaian,” kata dia.

Usai menggeledah rumah ET, polisi melanjutkan penggeledahakan ke rumah tersangka Siti Ummu Kalsum di Cipayung, Kota Depok. Dari rumah tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti empat paket sabu seberat 2,80 gram dan satu timbangan elektronik.

“Kami sita juga empat lembar uang Rp 5 ribu, dan satu unit handphone Xiaomi warna gold,” kata Putu.

Siti Ummu Kalsum kini harus mendekam di ruang tahanan Polresta Depok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Kami sedang melakukan pengejaran terhadap ET,” tutup Putu.

(bens – sisidunia.com)