Home » News » Ketua Komnas HAM Anggap Pelaporan Dirinya Ke Ombudsman Ada Kesalahpahaman

Ketua Komnas HAM Anggap Pelaporan Dirinya Ke Ombudsman Ada Kesalahpahaman



Jakarta – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) M Imdadun Rahmat menilai ada kesalahpahaman terkait informasi mengenai keputusan Komnas HAM untuk penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu. Kesalahpahaman tersebut yang menyebabkan Komnas HAM dilaporkan ke Ombudsman.

Ketua Komnas HAM Anggap Pelaporan Dirinya Ke Ombudsman Ada Kesalahpahaman

Ketua Komnas HAM M Imdadun Rahmat

Menurut Imdadun, kesalahpahaman terjadi sesaat setelah Komnas HAM dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto selesai melakukan konferensi pers terkait penyelesaian kasus HAM di Papua.

“Dalam pertemuan itu kami tidak buat kesepakatan mengenai penyelesaian kasus HAM berat masa lalu. Memang yang kami bicarakan secara serius dan kami rumuskan dalam konferensi pers itu tentang Papua,” kata Imdadun saat ditemui di Hotel Sahid Jakarta, Minggu (5/2/2017).

Namun, setelah konferensi pers, menurut Imdadun, seorang wartawan menanyakan soal penyelesaian HAM berat masa lalu.

Saat itu, Wiranto yang masih bersama dengan pimpinan Komnas HAM menjawab bahwa pilihan pemerintah adalah penyelesaian melalui jalur rekonsiliasi.

Baca juga : Penilaian Komisaris Komnas HAM Tentang Kunjungan Jokowi Ke Papua

“Nah, itu mungkin yang dipersepsikan Komnas HAM juga bersepakat melalui rekonsiliasi. Padahal, kesepakatan itu belum ada,” kata Imdadun.

Menurut Imdadun, saat ini Komnas HAM masih mencari solusi terbaik untuk penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masa lalu.

Menurut dia, Undang-Undang tentang HAM memang mengatur bahwa penyelesaian kasus HAM berat masa lalu dapat diselesaikan melalui jalur yudisial.

“Tapi untuk sekarang belum diputuskan. Soal Dewan Kerukunan Nasional itu kerjanya apa, bentuknya seperti apa, apakah bisa menyelesaikan kasus HAM berat masa lalu, itu saja belum selesai,” kata Imdadun.
(Muspri-sisidunia.com)