Home » News » Dalam Acara Bedah Buku, Ahok Menerima Keluhan Warga

Dalam Acara Bedah Buku, Ahok Menerima Keluhan Warga



Jakarta – Gubernur pertahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghadiri acara bedah buku ‘The Man Called #Ahok’. Dalam acara tersebut, Ahok juga menerima aduan warga.

Dalam Acara Bedah Buku, Ahok Menerima Keluhan Warga

Ahok di acara bedah buku

“Saya Novita, guru honorer di Jakarta, ingin sekali bisa mengajar di guru tetap di sekolah negeri. Apakah harus jadi PNS untuk guru tetap?” tanya seorang pengunjung di Hotel Indonesia Kempinski, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (5/2/2017).

Baca juga : Ketua Komnas HAM Anggap Pelaporan Dirinya Ke Ombudsman Ada Kesalahpahaman

“Saya langsung saja ya, kenapa rumah sakit dan Puskesmas kami hampir baik 85-90% tentu ada rumah sakit orang kaya juga nggak puas, kami ubah saya coba, semua sekolah mau mengarah ke sana, kami boleh menerima guru baik, dengan gaji yang besar yang baik, kalau BUMD Masi untung, tapi kalau layanan rumah sakit kami bisa baik di APBD,” jawab Ahok.

Biasanya sesi tanya-jawab dengan warga dilakukan Ahok di Rumah Lembang. Namun, ia memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan itu.

Pertanyaan warga pun beragam. Bahkan ada yang menanyakan status tanahnya yang bekas bandara di Kemayoran.

“Aku jelasin nih jadi itu semua tanah milik Setneg, begitu kami dapet laporan tanah ini juga milik mereka didudukin kan, itu tanah siapa yang punya, saya kasih solusi, semua bapak ibu yang tinggal di mana pun ramai-ramai buat surat hak milik, nah akan ketahuan pejabat kita BPN bohong atau tidak,” kata Ahok.

Ada pula yang bertanya soal KJP milik anaknya tak bisa dipakai di sebuah sekolah swasta. Ahok menyarankan agar pengaduan itu dibuat secara lengkap dan dilayangkan ke pelayanan SMS.

“Urusan KJP SMS pada kami atau tanya pada sekolah alasannya apa, apakah itu diblokir, bisa saja emaknya iseng, datang ke toko nggak belanja tapi tuker kontan, langsung kami blokir, saya nggak tau, makanya saya nggak bisa jawab, ajudan saya akan catat nomor KJP SMS, kalau tidak ngerti tanya, KJP itu tabungan, yang kami berikan pada anak anak bapak ibu,” papar Ahok.

(bens – sisidunia.com)