Home » News » Ancaman AS Kepada Iran Menjadi Kenyataan

Ancaman AS Kepada Iran Menjadi Kenyataan



Washington – Sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) yang mengancam Iran atas uji coba rudal beberapa waktu lalu menjadi kenyataan. Kementerian Keuangan AS mengumumkan sanksi terhadap 13 orang dan puluhan perusahaan asal Iran.

Ancaman AS Kepada Iran Menjadi Kenyataan

Gambar ilustrasi

Presiden AS Donald Trump sempat berkicau lewat akun Twitter mengenai uji coba rudal tersebut. “Iran sedang bermain api. Mereka tidak menghargai betapa baiknya Presiden Obama. Tidak denganku!” cuit pria berusia 70, sebagaimana dikutip BBC, Sabtu (4/2/2017).

Baca juga : Diprediksikan Hoax Akan Semakin Mengerikan

Teheran langsung membalas kicauan tersebut. Mereka mengaku tidak gentar terhadap ancaman tidak berguna Negeri Paman Sam yang disebut dikeluarkan oleh orang tidak berpengalaman. Sejumlah kelompok yang dijatuhi sanksi tersebut berbasis di Uni Emirat Arab (UEA), Lebanon, dan China.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan negaranya tidak terpengaruh dengan ancaman AS tersebut. Lewat Twitter, ia menyatakan Iran tidak punya keinginan menggunakan kemampuan militer untuk melawan negara lain, kecuali untuk mempertahankan diri.

“Kita tidak akan pernah memicu perang, tetapi kita hanya bisa bersandar pada kemampuan sendiri untuk bertahan,” cuit Javad Zarif. Sebagaimana diberitakan, Iran meluncurkan rudal jarak menengah pada Minggu 29 Januari 2017 dari Kota Semnan.

Iran bersikeras peluncuran rudal tersebut tidak melanggar Perjanjian Nuklir yang diteken pada Juli 2015 serta sanksi resolusi Dewan Keamanan PBB. Negeri Para Mullah diwajibkan untuk mengurangi program nuklir mereka dalam dua kesepakatan tersebut. Tetapi, Iran juga tetap kukuh melakukan uji coba rudal setelah kedua kesepakatan tersebut, yakni pada Maret 2016 dan Januari 2017. (bens – sisidunia.com)