Home » Hiburan » Indra Bekti Tak Bisa Menahan Haru Saat Melihat Pemakaman Anak Ketiganya

Indra Bekti Tak Bisa Menahan Haru Saat Melihat Pemakaman Anak Ketiganya



Jakarta – Tangis Indra Bekti mulai pecah sesaat setelah jenazah anak ketiganya dimakamkan. Sebelumnya, pria 39 tahun sempat terlihat cukup tegar kala menggendong jenazah sang anak ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Kamboja, Radio Dalam, Jakarta Selatan (1/2/2017).

Indra Bekti Tak Bisa Menahan Haru Saat Melihat Pemakaman Anak Ketiganya

Tangis Indra Bekti pecah saat prosesi pemakaman anak ketiganya

Selain menggendong jenazah sang anak, Bekti juga sempat ikut masuk ke liang lahat untuk menguburkan. Sesaat kemudian, Bekti bahkan juga sempat berinteraksi dengan salah satu pelayat yang hadir.

Namun, tangis Bekti mulai pecah saat prosesi tabur bunga dimulai. Menjadi orang pertama yang menaburkan bunga di atas gundukan liang lahat, kedua mata Bekti langsung beruraikan air mata.

Beberapa sahabat seperti Maria Selena dan Asyifa Latief berusaha menenangkan batin Bekti. Kini, suami Aldilla Jelita sudah terlihat lebih tenang, dan mulai dapat mengendalikan diri.

Anak ketiga pasangan Indra Bekti – Aldilla Jelita, Kenward Athar Indrabekti dinyatakan meninggal dunia pada Selasa malam, 31 Januari 2017 pada pukul 23.43 WIB. Kenward menghembuskan napas terakhir sesaat setelah dinyatakan lahir pada pukul 23.20 WIB.

Baca juga : Indra Bekti Mendapat Dukungan Penuh dari Aldilla

Setelah prosesi pemakaman usai, Indra Bekti menceritakan bagaimana kegundahan hati sang istri, Aldilla Jelita kala mendapat kabar tentang kondisi kandungannya yang sedang terancam.

Selasa malam, 31 Januari 2017 kemarin, Dilla, sapaan akrabnya, sempat menolak untuk mengikuti saran dokter yang menginginkan agar sang bayi yang diberi nama Kenward segera dikeluarkan dari dalam rahim.

“Dilla sebenarnya enggak mau ini terjadi tapi aku support, aku bilang harus kuat ikhlas, demi kebaikan bunda sendiri biar bunda selamat,” kata Bekti.

Diketahui, Dilla terpaksa melahirkan Kenward lantaran bakteri yang menginfeksi saluran kemihnya tidak kunjung hilang dan mengancam keselamatan keduanya. Usai berhasil diyakinkan oleh sang suami, Dilla akhirnya melahirkan Kenward secara prematur melalui proses normal dengan berat sekira 600 gram.

Melihat kondisi sang bayi yang masih berukuran di bawah normal, tangis Dilla pun pecah seketika.

“Dilla sudah menangis banget waktu lihat. Menurut Alquran itu idealnya, bayi itu lahir enam bulan, tapi ya ada kata dokter kalaupun nangis bayinya tadi ada kemungkinan bisa hidup. Ternyata Allah menentukan lain. Saya sama Dilla sepertinya belum dipercaya sama Allah dapat anak laki-laki,” katanya.
(Muspri-sisidunia.com)