Home » News » Sidang Ahok Ke-8 Berlangsung Hari Ini, Massa yang Datang Tak Seramai Sebelumnya

Sidang Ahok Ke-8 Berlangsung Hari Ini, Massa yang Datang Tak Seramai Sebelumnya



Jakarta – Massa pro dan kontra yang menghadiri sidang penistaaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak seramai sebelumnya. Namun petugas kepolisian tetap menjaga ketat sidang dengan membentengkan kawat berduri dan menyiagakan kendaraan taktis.

Sidang Ahok Ke-8 Berlangsung Hari Ini, Massa yang Datang Tak Seramai Sebelumnya

Ahok menjalani sidang ke-8 di Kementerian Pertanian

Polisi juga menutup Jalan RM Harsono lokasi di mana sidang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian. Lalu lintas dari arah Ragunan dan Jati Padang dialihkan ke jalur lain.

Sejumlah petugas berjaga-jaga untuk mengamankan arus lalu lintas di Lampu Merah Jati Padang untuk mengalihkan arus. Volume kendaraan mulai terpantau meningkat namun arus lalu lintas lancar.

Untuk mengantisipasi benturan massa dari pro dan kontra, petugas mengerahkan dua unit kendaraan taktis barracuda dan dua unit mobil meriam air. Untuk memisahkan dua

Kawat berduri dibentangkan dengan rentang jarak yang cukup jauh untuk memisahkan kedua kubu yang bertentangan.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, suasana di depan ruang sidang tak terlalu ramai. Sekitar pukul 08.10 WIB tak terlihat kerumunan massa di sekitar lokasi sidang.

Sementara ruang sidang sudah mulai dipenuhi pengunjung. Tampak Ketua Mejelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin yang hari ini jadi saksi telah tiba.

Baca juga : Sidang Ahok Hari Ini Akan Mendatangkan 4 Saksi

Hari ini dijadwalkan ada lima saksi yang diperiksa. Termasuk Ma’ruf dan dua nelayan Kepulauan Seribu. Saksi didatangkan oleh jaksa penuntut umum untuk menguatkan dakwaan pada Ahok.

Anggota tim kuasa hukum Ahok, Sirra Prayuna mengatakan, ada dua nelayan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu yang akan dihadirkan jaksa yakni Jaenudin alias Panel bin Adim dan Sahbudin alias Deni.

“Keduanya saksi fakta yang ada di lokasi saat Ahok pidato di Pulau Pramuka September lalu,” ujar Sirra.
(Muspri-sisidunia.com)