Home » News » Gunakan Tongkat Rotan dan Tali Mountaineering, Dua Mahasiswa UII Ditetapkan Sebagai Tersangka

Gunakan Tongkat Rotan dan Tali Mountaineering, Dua Mahasiswa UII Ditetapkan Sebagai Tersangka



Yogyakarta – Polisi menyita tongkat rotan dan tali mountaineering (tali pengaman untuk kegiatan mendaki gunung) terkait kasus tewasnya 3 mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII). Dari pemeriksaan saksi, polisi menyebut barang bukti itu diduga digunakan untuk menganiaya para korban.

Gunakan Tongkat Rotan dan Tali Mountaineering, Dua Mahasiswa UII Ditetapkan Sebagai Tersangka

Gelar perkara di lokasi kejadian

“Jadi itu kan hasil penyitaan itu. Waktu olah TKP pasca meninggalnya korban, kita juga menemukan barang bukti penting dan sudah kita kroscek ke para saksi dan itu diiyakan oleh para saksi sebagai barang-barang yang digunakan oleh tersangka untuk melakukan tindak kekerasan. Seperti adanya tali untuk mencambuk, kemudian adanya ranting atau batang pohon yang dipatahkan dan dipukulkan itu sudah kita sita,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak seperti yang dilansir dari detikcom, Senin (30/1/2017) malam.

Ade mengaku belum tahu soal keterangan 2 tersangka mengenai penganiayaan para korban. Namun bagi Ade, pengakuan tersangka tidak terlalu penting, lantaran barang bukti yang dikumpulkan penyidik telah memberikan keyakinan para tersangka itu yang melakukan tindak pidana itu.

“Itu nggak penting bagi kita. Mau mengaku Alhamdulillah berarti gentle. Kita nggak memaksa. Tapi kalau tidak mengaku itu tidak masalah. Alat bukti yang sudah kita kantongi minimal 2 akan kita buktikan di pengadilan nanti,” ujar Ade.

Baca juga : Tiga Mahasiswa Meninggal, Rektor UII Mengundurkan Diri Atas Tanggung Jawab Secara Moral

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 2 orang tersangka yaitu Angga Septiawan alias Waluyo (27) dan Wahyudi alias Yudi (25). Keduanya merupakan panitia dalam kegiatan yang menewaskan 3 orang itu.

Selain itu, polisi jugaa menyita tongkat rotan dan tali pengaman untuk kegiatan mendaki gunung sebagai barang bukti yang diduga untuk menganiaya para korban. Barang bukti itu disita dari kamar kos Yudi.

Tiga mahasiswa UII yang tewas tersebut adalah Syaits Asyam (19), Muhammad Fadli (19), dan Ilham Nurfadmi Listia Adi (20). Mereka tewas setelah mengikuti Diklatsar The Grand Camping (TGC).

Tiga mahasiswa UII itu awalnya mengikuti kegiatan TGC di lereng selatan Gunung Lawu di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada 13-20 Januari 2017. Total peserta diksar ada 37 mahasiswa dari berbagai fakultas di UII, yang terdiri dari 34 peserta laki-laki dan 3 perempuan.
(Muspri-sisidunia.com)