Home » News » Belum Ditahan, Status Rizieq Shihab Dinaikkan Menjadi Tersangka

Belum Ditahan, Status Rizieq Shihab Dinaikkan Menjadi Tersangka



Bandung – Polda Jawa Barat menetapkan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan lambang negara, Pancasila, dan pencemaran nama baik Presiden pertama Indonesia, Soekarno. Rizieq disangkakan Pasal 154 a KUH Pidana dan 320 KUH Pidana.

Belum Ditahan, Status Rizieq Shihab Dinaikkan Menjadi Tersangka

Rizieq Shihab diperiksa polisi

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus mengatakan, status hukum Rizieq ditingkatkan setelah Polda Jawa Barat melakukan gelar perkara ketiga dalam kasus tersebut.

“Dari saksi terhadap Rizieq Shihab kita naikkan (status hukumnya) menjadi tersangka,” kata Yusri saat konferensi pers di Markas Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin sore.

Meski statusnya tersangka, Polda Jawa Barat tidak akan melakukan penahanan terhadap Rizieq Shihab. Pasalnya, sesuai peraturan, dua pasal tersebut hanya membebankan hukuman kurungan penjara di bawah lima tahun.

“Tidak ada penahanan, tapi statusnya tetap sebagai tersangka,” ucap Yusri.

Selain itu, Polda Jawa Barat juga menganggap belum perlu melakukan pencekalan terhadap Rizieq. “Belum, kita belum lakukan (pencekalan),” kata dia.

Baca juga : Hadirkan Saksi Kunci, Nasib Rizieq Shihab Dipertaruhkan

Kasus ini muncul karena ada laporan dari Sukmawati Soekarnoputri, putri mendiang Presiden Soekarno, ke Bareskrim Polri pada 27 Oktober 2016.

Sukmawati mengaku tidak terima terhadap pernyataan Rizieq yang ia anggap telah melecehkan Pancasila. Terlebih lagi, Soekarno adalah salah seorang yang merumuskan Pancasila.

Menurut Sukmawati, pernyataan Rizieq tidak pantas dilontarkan oleh seorang pemimpin sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) dengan basis massa relatif besar. Kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Polda Jabar.
(Muspri-sisidunia.com)