Home » News » Seorang Pria Terpaksa Ditembak Karena Melawan Ketika Ditangkap

Seorang Pria Terpaksa Ditembak Karena Melawan Ketika Ditangkap



MAakkasar – Seorang pria bernama Misbahuddin (24), ditembak polisi tepat di kedua betisnya. Ia terpaksa dilumpuhkan lantaran berusaha menyembunyikan barang bukti hasil curian dan melawan polisi.

Sejak pagi, wilayah Jakarta, Depok, dan Bogor diguyur hujan. Padahal Sabtu 28 Januari 2017 merupakan perayaan Imlek. Kendati demikian, hujan saat perayaan Tahun Baru Imlek dipercaya akan menambah rezeki. Sebab selain nuansa merah, berkah lain pada Imlek yakni hujan.  Bagi kaum Tionghoa, hujan dianggap sebagai pemberi rezeki bagi makhluk hidup. Pasalnya manusia, hewan, dan tumbuhan mengandalkan air untuk tetap hidup. "Hujan berkah dari Tuhan. Pepohonan dan hewan butuh air. Hujan berkah bagi seluruh umat manusia, bukan hanya kami warga keturunan Tionghoa. Tahun ini harapannya lebih berkah," kata Pengurus Harian Vihara Dhanagun Jalan Surya Kencana Bogor, Yung Hing, seperti mengutip Jawa Pos, Minggu (29/1/2017).  BERITA REKOMENDASI Astaga, Sekolah Punya Grup Tawuran di Medsos Ini Fakta-Fakta Penangkapan Patrialis Akbar dan Anggita di Grand Indonesia Antasari Bakal Gabung ke PDIP? Hanya saja, kata Yung, banyak pula warga yang tidak menerima kondisi hujan deras karena dianggap mempersulit rezeki mereka. "Tergantung anggapannya masing-masing, karena bagi tukang es krim hari ini yang mencari peruntungan justru mengeluh. Hujan membuat dagangannya tak laku," ucapnya.  Berbagai kepercayaan saat imlek juga diyakini akan membawa banyak berkah. Salah satunya memasang lampion berwarna merah sebagai lambang keberkahan. Itulah sebabnya umat Khong Hucu umumnya mengenakan baju warna merah saat imlek.  "Kalau saya memakai kuning ini artinya kejayaan. Asalkan jangan pernah memakai putih saat imlek, karena itu justru dianggap kesusahan atau kedukaan," katanya.  Menurut kalender Tionghoa, tahun ini adalah tahun ayam api yang akan mulai berganti shio pada 4 Februari mendatang. Tahun ayam api dengan elemen yin saat ini membuat masyarakat untuk dapat menahan diri dan sabar dengan segala situasi.

Gambar ilustrasi

Dalam sehari-harinya, Misbah sapaan akrab Misbahuddin, bekerja di salah satu salon di BTN CV Dewi Kota Makassar. Siapa sangka pakar fashion lokal itu nyambi jadi spesialis pencuri smartphone. Hal itu terungkap saat diinterogasi Aparat Polsek Panakkukang, di RS Bhayangkara Makassar, Minggu (29/1/2017).

Awalnya, Misbah ditangkap pada Sabtu (28/1/2017) subuh kemarin, di rumah yang berdekatan dengan salon tempat kerjanya. Unit Reskrim Polsek Panakkukang membekuk tersangka inisial MH (24) pelaku pencurian dengan pemberatan di BTN CVDewi Sabtu (28/1/2017) sekitar pukul 05.30 WITA.

Penangkapan berawal dari informasi bahwa pelaku sering melakukan pencurian di wilayah panakkukang. Dan sedang berada dirumahnya BTN CV.Dewi,” terang Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin.

Lokasi pelaku terdeteksi, lanjut Burhanuddin, anggota Resmob Polsek Panakkukang di pimpin Kanit Res AKP Muhammad Warpa dan beberapa personel menuju tempat yang dimaksud, lalu mengamankan Misbah.

Awalnya pemuda itu tak berkutik, tapi mulai bertingkah saat ditanya sejumlah pertanyaan oleh polisi. Ketika diminta menunjukkan barang bukti hasil aksinya, Misbah berkelit dan mencoba melarikan diri.

Tembakan peringatan tak diindahkan, polisi terpaksa melelehkan kedua betis pelaku dengan timah panas. “Itu karena mencoba sembunyikan barang bukti dan melawan aparat, pelaku terpaksa dilumpuhkan,” imbuh Burhanuddin.

Usai ditembak, Misbah akhirnya mengaku telah mencuri smartphone sebanyak empat kali. Aksinya itu dilakukan di lokasi yang berbeda. Selama beraksi, ia berhasil mengumpulkan sejumlah smartphone berbagai merek, yakni Lenovo, Samsung Galaxy A3 dan J3, Asus, Vivo dan merek lainnya.

“Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap penadah, dan berhasil mengamankan lelaki M (37) di Jl. Barawaja barat. (Kedu) tersangka beserta barang bukti handphone kini diamankan di Mapolsek Panakkukang untuk proses penyidikan,” pungkas Burhanuddin.

(bens – sisidunia.com)