Home » News » Diserang Saat Sholat Isya Berjamaah, Lima Orang Jamaah Masjid Quebec Tewas

Diserang Saat Sholat Isya Berjamaah, Lima Orang Jamaah Masjid Quebec Tewas



Kanada – Tiga orang bersenjata menembak secara brutal di suatu masjid di kota Quebec, Kanada. Setidaknya lima orang dilaporkan meninggal dan beberapa orang lainnya terluka dalam serangan bersenjata di masji tersebut.

Diserang Saat Sholat Isya Berjamaah, Lima Orang Jamaah Masjid Quebec Tewas

Mobil ambulans di dekat penembakan di suatu masjid di Kota Quebec, Kanada.

Saksi mengatakan, penembakan dilancarkan oleh tiga penyerang pada saat shalat Isya sekitar pukul 20.00, Ahad (29/1) waktu setempat.

Menurut juru bicara kepolisian, dua orang telah ditangkap. Namun sayang tidak dijelaskan lebih lanjut ihwal siapa dan motif pelaku.

“Lima orang terbunuh,” ujar Presiden Masjid Mohamed Yangui seperti dikutip the Guardian.

Seorang saksi mengatakan kepada Reuters bahwa ada tiga pelaku yang menembak ke arah 40 orang jemaat di dalam masjid Quebec City Islamic Cultural Center. Polisi sudah mengamankan perimeter di sekitar lokasi.

Yangui yang tidak berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung mengaku mendapat panggilan dari jamaah yang kalut. Ia tidak tahu persis berapa yang terluka. Dia tidak tahu berapa orang korban yang luka karena mereka dibawa ke sejumlah rumah sakit berbeda.

“Mengapa ini terjadi di sini? Ini aksi barbar,” ujarnya.

Kepolisian Quebec mengonfirmasi penembakan tersebut melalui Twitter. Sebuah twit lain dari kepolisian menyatakan pelaku sudah ditangkap.

Baca juga : Luar Biasa, Foto Puluhan Warga Denmark Lindungi Masjid dari Serangan Kelompok Anti Islam

Dua dari tiga pelaku telah ditangkap, dan penjagaan keamanan ketat dilakukan di sekitar lokasi pascapenembakan.

“Pelaku penembakan sudah ditangkap. Saat ini kami sedang melakukan olah tempat kejadian perkara,” kata Polisi Quebec.

Pada Juni 2016, ketika bulan suci Ramadan, seekoe kepala babi tiba-tiba dipajang di depan masjid di Kanada, di mana hal ini sebagai bentuk dari teror dan ancaman bagi Muslim di sana.
(Muspri-sisidunia.com)