Home » Hiburan » Wulan Guritno Sindir Sosialita Yang Tenteng Tas Hermes Hasil Utangan

Wulan Guritno Sindir Sosialita Yang Tenteng Tas Hermes Hasil Utangan



Jakarta – Wulan Guritno mempunyai pandangan sendiri terhadap sosialita. Menurutnya, tidak semua sosialita seperti yang dibayangkan banyak orang bahwa mereka memiliki harta berlimpah lengkap dengan kehidupan mewah.

Wulan Guritno Sindir Sosialita Yang Tenteng Tas Hermes Hasil Utangan

Wulan Guritno

Wulan Guritno mengungkap ada sosialita jadi-jadian. Artinya, demi masuk lingkungan sosialita, tak jarang ada yang bergaya bawa tas mahal, padahal ia belum memilikinya alias utang.

Baca juga : Sandra Dewi Minta Netizen Hati-hati Ada Penipuan Yang Mencatut Namanya

“Sekarang, ada loh sosialita yang berpura-pura yang sebenarnya nggak sekaya itu. Bawa tas Hermes padahal belum bayar demi masuk lingkungan itu,” ujarnya saat ditemui di acara launching trailer film ‘Perfect Dream’ di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017).

Ia menceritakan sosialita yang bener itu terkadang tidak seperti apa yang dipikirkan.

Sambil memeragakan cara berjalan, menurut Wulan para sosialita tersebut tidak berjalan sambil berlenggak-lenggok sambil menenteng tas dengan harga mahal.

“Sosialita yang mungkin bener, dia nggak harus main dengan sesama sosialita yang kita definisikan. Mereka main sama siapa aja, sama lawyer, pemain film kayak saya,” sambungnya.

Baca: Biar Cantik Plus Kece Ayu Ting Ting Rela Beli 10 Barang Ini Harganya Bikin Ludah Meleleh
Menurut ibu tiga orang anak itu, para sosialita tersebut karena mungkin punya harta berlebih akhirnya dia bersosial.

Dia punya uang berlebih karena memang sudah turun temurun, atau suaminya yang sukses, sehingga nggak mau kerja, akhirnya bikin kegiatan ini itu.

Baca: Artis-artis Ini Tinggalkan Dunia Hiburan Banting Setir Jadi Pendakwah
Wulan pun melihat kegiatan tersebut tidak semata-mata sebagai sebuah hal yang negatif.

Apa yang mereka lakukan semata-mata karena memang memiliki kemampuan untuk itu.

“Itu bukan sesuatu yang negatif. Mungkin karena dia nggak tahu merek yang lain. Kalau kita nggak bisa beli ya karena kita nggak mampu. Semua udah punya area masing-masing, nggak bisa kita nge-judge,” katanya.