Home » Ekonomi & Bisnis » Biaya Hidup Tinggi, Hampir 30 Persen Warga Eropa Tak Memiliki Tabungan

Biaya Hidup Tinggi, Hampir 30 Persen Warga Eropa Tak Memiliki Tabungan



London – Sebuah survei menemukan bahwa rendahnya suku bunga di negara-negara maju telah membuat masyarakat di sana cenderung tidak menabung.

Biaya Hidup Tinggi, Hampir 30 Persen Warga Eropa Tak Memiliki Tabungan

Ilustrasi

Selain itu, tingginya biaya hidup telah memaksa banyak orang menyisihkan uang untuk keadaan darurat. Survei itu dilaksanakan terhadap 15.000 orang di 15 negara oleh bank Belanda ING.

Dalam survei tersebut pun ditemukan bahwa 29 persen warga Eropa tidak memiliki tabungan.

Mengutip CNN Money, Kamis (26/1/2017), dari orang-orang yang telah menabung, sepertiga di antaranya hanya memiliki pendapatan bersih setara tiga bulan atau kurang.

Adapun kondisi di AS lebih baik, di mana hanya ada 16 persen orang yang tak punya tabungan.

Angka tersebut lebih baik, karena dalam survei yang sama tahun sebelumnya ditemukan bahwa 32 persen warga AS tak menabung.

Dari orang-orang di AS yang memiliki tabungan, 41 persen di antaramya memiliki pendapatan bersih setara tiga bulan atau kurang.

Baca juga : Diluncurkan Agustus Lalu, Rekening Emas Pegadaian Dibanjiri Nasabah

Adapun pada survei lain yang dirilis pada awal tahun ini, ditemukan bahwa hampir enam dari 10 warga AS tidak punya uang untuk ditabung guna menutupi biaya tak terduga sebesar 500 atau 1.000 dollar AS.

Dari survei yang dihelat ING tersebut disimpulkan bahwa hampir separuh dari warga yang hanya sedikit menabung atau mengambil tabungan mereka, membelanjakan uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari karena meningkatnya biaya hidup.

Hanya 24 persen yang menggunakan dana darurat mereka untuk membeli barang mewah seperti mobil atau berlibur.

Selain itu, ING juga menemukan bahwa 41 persen warga yang disurvei hanya sedikit menabung lantaran rendahnya suku bunga.
(Muspri-sisidunia.com)