Home » News » Inilah Putri Cantik Anies Yang Kerap Hadir Saat Ayahnya Kampanye

Inilah Putri Cantik Anies Yang Kerap Hadir Saat Ayahnya Kampanye



Jakarta – Mutiara Annisa, putri dari calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ikut ‘blusukan’ bersama sang ayah di Kampung Pesing Koneng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (24/1/2017).

Inilah Putri Cantik Anies Yang Kerap Hadir Saat Ayahnya Kampanye

Mutiara Annisa, Putri dari Calon Gubernur DKI Anies Baswedan

Mutiara nampak selalu tersenyum dan berada tak jauh dari Anies saat blusukan. Bermodal ponsel pintar, mahasiswi semester dua di Universitas Indonesia itu mengabadikan tiap momen keriuhan warga saat bertemu Anies.

Tak jarang, Mutiara diajak berfoto bersama warga.

“Itu anaknya Anies ya, cantik banget,” kata salah satu warga sambil menunjuk ke Mutiara.

Saat dikonfirmasi, Mutiara mengaku memang sengaja ikut blusukan bersama Abah, panggilan Mutiara kepada Anies. Dia ingin tahu sisi lain Jakarta.

“Karena biasanya sehari-hari itu di Jakarta Selatan, di Depok, kuliah sehari-hari. Jadi bisa melihat di Jakarta itu sebenarnya kayak gimana. Terus tahu kegiatan bapak sehari-hari saat kampanye itu gimana,” kata Mutiara.

Blusukan ini merupakan kali kedua bagi Mutiara. Dia pernah ikut pada awal Januari lalu. Mutiara sendiri bercerita tak ada obrolan khusus dengan teman-teman meskipun sang bapak ikut Pilkada DKI Jakarta. Namun, Mutiara tak sungkan menjawab bila ada pertanyaan soal Anies.

Baca juga : Anies Baswedan Ajak Anaknya Berkenalan Dengan Ahok

“Tapi biasanya kalau sama teman-teman kita enggak terlalu ngomongin tentang ini gitu loh, ya kita kayak mahasiswa biasanya aja,” kata Mutiara.

Sementara itu, Anies sendiri mengatakan bahwa Mutiara sudah mengikuti kegiatan dia sejak pagi. Aktivitas ini dianggap biasa, apalagi umur Mutiara tak lagi anak-anak. Namun dia membantah bila keikutsertaan Mutiara dalam blusukan merupakan pendidikan politik.

“Enggak-lah, dia berwarganegara saja seperti yang lain. Biar dia lihat juga. Lain kalau tiap hari, kalau tiap hari itu berarti proses pendidikan (politik),” kata Anies.
(Muspri-sisidunia.com)