Home » News » Ahok Menilai Apa Yang Disampaikan Oleh Saksi Dipersidangan Adalah Fitnah

Ahok Menilai Apa Yang Disampaikan Oleh Saksi Dipersidangan Adalah Fitnah



Jakarta – Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menyampaikan tujuh alasan keberatan terkait keterangan yang diberikan Iman Sudirman, saksi yang terakhir dalam persidangan kedelapan dirinya.

Ahok Menilai Apa Yang Disampaikan Oleh Saksi Dipersidangan Adalah Fitnah

Ahok menilai Iman yang mengaku ketua terpilih Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Palu, Sulawesi Tengah, memberi keterangan janggal. Ahok menyebut Iman telah melakukan fitnah terhadap dirinya, baik dalam keterangan, yang disusun pada berita acara pemeriksaan, maupun keterangan Iman di hadapan majelis hakim hari ini.

Baca juga : Pembawa Merah Putih Beraksara Arab Berterima Kasih Pada Ustad Arifin Ilham

“Semoga Tuhan mengampuni Anda, saudara saksi,” ujar Ahok di ujung persidangan yang dilakukan di Auditorium Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017).

Keberatan pertama Ahok terkait kesaksian Iman yang membentuk opini pernyataannya terkait ayat 51 surat Al Maidah di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016, di Kepulauan Seribu. Menurut Ahok, dirinya tidak khawatir warga muslim tidak memilih dirinya yang merupakan Kristen Protestan, di Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Padahal berulang-ulang saya nyatakan rela tidak dipilih dan programnya diambil. Jadi saudara menuduh sembarangan,” ujar Ahok.

Keberatan kedua, terkait kesalahan penulisan tanggal kejadian di BAP. Ahok berpandangan Iman seperti mengarang keterangannya.

“Saudara saksi ngaconya luar biasa,” ujar Ahok.

Keberatan ketiga terkait digunakannya BAP dengan keterangan yang salah sebagai dasar bagi Iman untuk bersaksi di pengadilan.

Keberatan keempat terkait perbedaan dalam BAP dan kesaksian Iman. Dalam BAP, Iman menyatakan Ahok melanggar Pasal 156a KUHP. Namun dalam keterangan di pengadilan, Iman menyatakan tidak menyertakan pasal saat dibuatkan BAP.

Keberatan kelima terkait kesamaan sejumlah poin dalam BAP Iman dengan BAP saksi lain. Padahal, para saksi mengaku tidak saling mengenal.

“Saudara adalah keajaiban dunia ke sekian yang saya temukan. Bisa nyonteknya sama,” ujar Ahok.

Keberatan keenam terkait tuduhan Ahok menghina Al Quran dan ulama. Sementara, dalam kesaksian, Iman mengaku tidak ada pernyataan ke arah itu dalam rekaman video Ahok.

Keberatan ketujuh, terkait tuduhan Ahok menista agama dengan menyebut ayat 51 Al Maidah adalah kebohongan dan pembodohan. Ahok menegaskan maksud pernyataannya bukan seperti itu.

“Saudara saksi memfitnah saya dengan BAP ini seenaknya,” ujar Ahok.

(bens – sisidunia.com)