Home » Ekonomi & Bisnis » Trump Tak Menghentikan Mega Proyeknya di Indonesia

Trump Tak Menghentikan Mega Proyeknya di Indonesia



Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang berlatar belakang pengusaha properti ini memiliki kekayaan fantastis yang disebut-sebut mencapai sekitar US$ 10 miliar atau Rp 140 triliun. ‎Bisnis propertinya tersebar di berbagai penjuru dunia, salah satunya ekspansi ke Indonesia.

Trump Tak Menghentikan Mega Proyeknya di Indonesia

Presiden AS, Donald Trump

Wakil Ketua Umum Destinasi Wisata Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Johnnie Sugiarto mengungkapkan, ada dua proyek Trump yang rencananya bakal dibangun di Indonesia, yakni resort dan taman rekreasi di Lido, Bogor dan hotel Trump di Tanah Lot, Bali.

“Menurut informasi rencana pembangunan tersebut (resort dan hotel) berlanjut,” tegas Johnie seperti yang dilansir dari Liputan6.com, Senin (23/1/2017).

Ketika dikonfirmasi lebih jauh mengenai realisasi pembangunan dan nilai investasi resort sekaligus taman rekreasi di Lido dan hotel di Bali, Johnnie mengaku belum mendapatkan jadwal pastinya.

Begitupun saat ditanyakan terkait taman rekreasi apakah seperti yang dikabarkan sebelumnya berupa Disneyland, dia belum mengetahui persis. Namun Johnnie memastikan, itu adalah proyek pertama Trump di Indonesia.

“‎Saya belum dapat schedule dan informasi lengkapnya,” terang Johnnie.

Namun demikian, dia memperkirakan, apabila resort dan taman rekreasi di Lido serta hotel Trump di Bali dibangun akan memberikan dampak sangat positif bagi destinasi pariwisata di Indonesia. Sebab tujuan wisata mengandalkan sumber daya alam Indonesia yang sangat bagus, kultur atau budaya, dan destinasi buatana manusia.

“Proyek di Lido akan menjadi kombinasi antara sumber daya alam dan buatan manusia. Jadinya pasti akan menarik banyak wisatawan domestik maupun mancanegara,” Johnnie menjelaskan.

Menurut dia, kebutuhan hotel maupun resort di beberapa daerah di Indonesia masih sangat kurang. “Di Bali memang saat sepi, hotel banyak yang kosong. Tapi saat musim liburan, nyari kamar hotel susah sekali. Jadi relatif dilihat dari mana, karena ada daerah tertentu yang masih kurang sampai saat ini,” kata Johnnie.

Baca juga : Ini Beberapa Jurus Yang Bisa Diterapkan Pemerintah Terkait Trump Effect dari Sektor Ekonomi

Seperti yang dilihat dari laman Trumphotels.com, ada dua tempat di Indonesia yang dijadikan tempat didirikannya hotel tersebut, yaitu Bali dan Bogor. Trump Hotel menawarkan fasilitas yang mewah, pemandangan indah, dan berbagai kemudahan bagi calon konsumennya. Tentunya kedua hotel ini berdiri di lokasi paling strategis.

Untuk Trump International Hotel Lido, bangunan ini akan berdiri di atas lahan seluas 700 hektar yang terdiri dari resort mewah bintang enam, lapangan golf, hingga elite Lifestyle Country Club. Tak ketinggalan juga ada pusat kebugaran, spa, hingga perumahan mewah dengan villa dan kondominium.

Lapangan golf yang ada di Lido diprediksi akan menjadi lapangan pertama bagi Trump Hotel di Asia. Pelayanannya pun akan disesuaikan dengan standar tinggi hingga pelayanan tiap waktu untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup. Dekat dengan Jakarta, diharapkan hotel ini dapat mengembangkan wilayah Lido sebagai pusat gaya hidup di Jawa Barat.

Lain lagi dengan Trump International Hotel & Tower Bali yang akan menjadi pusat gaya hidup dan resort terintegrasi terbesar di Bali. Terletak di salah satu pulau terbaik dunia, Trump International Hotel & Tower direncanakan akan dibangun di Tanah Lot, tempat favorit turis di Bali. Tentunya properti yang dibangun oleh konglomerat Amerika Serikat ini akan menjadi kombinasi hotel serta tower dengan fasilitas bintang enam.
(Muspri-sisidunia.com)