Home » News » Kecelakaan Motor Yang Mengakibatkan Satu Orang Meninggal, Dua Orang Luka-luka

Kecelakaan Motor Yang Mengakibatkan Satu Orang Meninggal, Dua Orang Luka-luka



Medan – Tabrakan antara dua sepeda motor di Jalan KH Samanhudi, Kelurahan Binjai Estate, Kota Binjai, Sumatera Utara mengakibatkan seorang tewas dan dua luka berat. Korban tewas atas nama Erwin Syaputra (23). Sedangkan 2 korban luka berat, yakni Supriadi (25) dan seorang pria tidak dikenal dan saat ini telah diraeat di RSUD Dr RM Djoelham, Kota Binjai.

Kecelakaan Motor Yang Mengakibatkan Satu Orang Meninggal, Dua Orang Luka-luka

Ilustrasi kecelakaan motor

Kanit Lakalantas Polres Binjai, Iptu Salmiaty mengatakan kecelakaan ini bermula ketika motor Honda Mega Pro nomor polisi BK 2744 II, yang dikendarai Erwin Syahputra melintas satu arah dengan sepeda motor Yamaha RX King nomor polisi BK 4110 FJ, yang dikendarai Supriadi dan rekannya.

Baca juga : Lalu Lintas Terganggu Akibat Pedagang Pasar Senen Yang Meluber di Pinggir Jalan

Akan tetapi di saat sepeda motor yang dikendarai Supriadi hendak berbelok ke kanan, justru sepeda motor Erwin Syahputra melaju kencang dengan melintasi jalur berlawanan. “Akibat insiden itu, spontan saja kedua kendaraan saling bersenggolan, dan menyebabkan ketiga pengendaranya jatuh terhempas beberapa meter di tengah jalan,” kata Salmiaty.

Nahas bagi Erwin Syahputra, yang tewas di lokasi kejadian setelah mengalami luka parah di kepala dan dada serta patah tulang kaki.

Beruntung dua pengendara lainnya masih bertahan hidup. Dalam kondisi tidak sadarkan diri dan menderita patah tulang, keduanya lalu dibawa warga menuju Ruang IGD RSUD Dr RM Djoelham, Kota Binjai guna mendapat perawatan medis.

Sebaliknya, barang bukti dua sepeda motor turut diamankan oleh Unit Lakalantas Polres Binjai, usai polisi menggelar olah tempat kejadian perkara. “Laporan terakhir yang sama terima siang tadi, dua korban luka berat masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan jenazah korban tewas sudah dimakamkan oleh pihak keluarga,” jelas Salmiaty.

Salmiaty menduga kecelakaan tersebut disebabkan faktor kesalahan manusia, karena lalai dan tidak peduli dengan keselamatan diri saat berkendara.

“Dugaan sementara kecelakaan ini terjadi akibat faktor human error. Namun kita masih terus dalami lagi, apakah ada faktor pemicu lain, semisal kondisi jalan dan penerangan,” pungkasnya.

(bens – sisidunia.com)