Home » Hiburan » Usai Peluk Ahok, Dewi Persik Merasa Diserang Soal Agama

Usai Peluk Ahok, Dewi Persik Merasa Diserang Soal Agama



Jakarta – Baru-baru ini, pedangdut Dewi Perssik (DP) sedang ramai diperbincangkan karena kabar perseteruannya dengan keponakannya, Rosa meldianti.

Usai Peluk Ahok, Dewi Persik Merasa Diserang Soal Agama

Video Instagram Dewi Perssik

Keributan yang terjadi antara DP dan sang keponakannya tersebut berbuntut panjang. Masalah keluarga yang mereka umbar ke publik akhirnya memancing reaksi netizen.

Namun, tak lama keponakannya pun meminta maaf kepadanya dan mengatakan kalau masalah itu hanya kesalahpahaman belaka. Usai urusan dengan keponakannya, kini DP kembali jadi sorotan netizen.

Di akun Instagram DP, @dewiperssikreal, ia mengunggah sebuah video dirinya bernyanyi dalam sebuah acara.

Acara tersebut diketahui dihadiri oleh Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Rupanya, ajang tersebut merupakan acara bedah buku “A man called #ahok, dan DP sebagai pengisi acaranya. Orang-orang yang mayoritas berkemeja kotak-kotak itu sibuk memfoto dan memvideokan DP saat bernyanyi.

Dalam video itu, tampak pula DP memeluk Ahok di atas panggung. Ia juga menuliskan keterangan dalam video itu dengan kalimat yang cukup panjang.

“Jangan pernah mengeluh.. walau lelah hatimu.. fitnahan apapun, terima dg lapang dada… biarlah hanya Tuhan.. yg tau…semua pasti akan indah pada waktunya pak… @basukibtp”

Namun, yang menjadi perhatian adalah nota bene (NB) yang ia tulis di keterangannya. Berikut keterangan lengkapnya :

“Nb: aduhh kok sy diserang dg perkataan ini itu ttg agama…hny krn sy upload sesosok yg sy suka yaitu pak ahok…dan sbnrnya sy malu berdebat ttg agama…
krn sy juga masih bljr…tapi sepengetahuan sy, sesuai dg pemahaman sy…memahami alqur’an surat Al-imron ayat 28, itu jgn sepotong2..
Itu pemimpin, mksdnya dlm makna yg dlm,….ibaratnya klu sy diimami (solat), org non muslim ? Yah sy gak mau… lha itu dlm hal agama..
tp klu konteksnya kekuasaan pemimpin, ya diluar agama… slama pemimpin itu adil.. bijaksana… jujur.. tdk korupsi..dan dpt mensejahterakn rakyatnya..knp ga utk dijdkn pemimpin ????
Atau ibaratnya jabatan gubernur itu adl pelayan masyarakatlah…bkn brarti sy mengikuti agamanya,
mslh agama….hablum’mina’allah..hubungan antar Allah..memahami ayat Allah jgn sepotong2 hny utk kepentingan sepihak ..
Mohon maaf sy yg msh bljr ini …, dan sdh jelas di Albaqoroh 256, bhw tdk ada paksaan dlm memasuki Agama Allah..
mari kita sama2 merendahkn ego dan emosi kita, utk bs memahami albaqoroh 256 ini. Toh berbedapun pilihan kita, itu tdk masalah.. dan siapapun pemenangnya jg ga mslh…yg pntg tujuannya untuk kemajuan jakarta..”

Postingan itu pun menuai tanggapan pula dari netizen.

Ada yang setuju, namun ada pula yang kurang sependapat dengan pernyataan DP.

(bens – sisidunia.com)