Home » News » Polisi Berhasil Amankan Miras Sebanyak 733,5 Liter

Polisi Berhasil Amankan Miras Sebanyak 733,5 Liter



Semarang – Aparat Polrestabes Semarang melakukan razia selama dua hari dan behasil mengamankan minuman keras 733,5 liter. Selain minuman keras, ada delapan penjual yang ditangkap dan harus menjalani proses hukum.

Polisi Berhasil Amankan Miras Sebanyak 733,5 Liter

Gambar ilustrasi

Para pemilik dan penjual minuman keras itu adalah Karsini (42) perempuan warga Pedurungan, Andri W (32) pria warga Semarang Barat, Bekan (29) pria warga Semarang Tengah, Jasman (57) pria warga Pedurungan, Suratmi (61) pria warga Semarang Utara, Joko Santosa (26) pria warga Genuk, Jumain (41) pria warga Genuk, dan Sunarmi (54) perempuan warga Semarang Utara.

Baca juga : Pimpinan KPK Mendalami Dikresi Kasus Ahok Melalui Sumarsono

“Mereka diamankan di wilayah Semarang. Dari pengakuan mereka, minuman keras, khususnya jenis ciu, dipesan dari Solo,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji saat gelar kasus, Jumat (20/1/2017).

Salah satu penjual, Joko Santosa, mengatakan menjual minuman keras sejak 6 tahun lalu. Bahkan ia mengoplos minuman jamu pegal linu dengan alkohol 69%.

“Kios di Jalan Majapahit. Pembelinya orang dewasa, pekerja,” ujar Joko.

Pelaku lainnya, Sunarmi, mengaku membeli minuman keras dari Solo seharga Rp 19 ribu per botol dan dijual Rp 21 ribu per botol. Namun miras yang dijual Sunarmi sudah dicampuri air biasa 3/4 bagian setiap botolnya.

“Sebotol saya campur, seperempat miras sisanya air biasa. Saya jual Rp 21 ribu per botol,” ujar Sunarmi.

Dalam razia yang dipimpin Kasat Narkoba Polrestabes Semarang AKBP Sidik Hanafi tersebut, diamankan 733,5 liter miras yang dikemas dalam 15 jeriken dan 189 botol. Razia dilakukan karena banyaknya kejahatan jalanan yang berawal dari para pelaku yang menenggak miras dan beraksi dalam keadaan mabuk.

Kini para penjual miras itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menghentikan aktivitas berdagang miras. Mereka dikenai tindak pidana ringan dengan hukuman 3 bulan penjara atau denda Rp 50 juta. (bens – sisidunia.com)