Home » News » Inilah Kardit, Beruang di Kebun Binatang Bandung Yang Mendadak Jadi Sorotan

Inilah Kardit, Beruang di Kebun Binatang Bandung Yang Mendadak Jadi Sorotan



Bandung – Kebun Binatang Bandung (KBB) beberapa hari lulu kembali jadi sorotan karena ada beruang madu berbadan kurus dan memakan feses alias kotorannya sendiri. Tidak hanya di dalam negeri, sorotan juga berasal dari internasional setelah kondisi itu diberitakan media luar negeri, salah satunya Daily Mail.

Inilah Kardit, Beruang di Kebun Binatang Bandung Yang Mendadak Jadi Sorotan

Beruang madu yang diberi nama Kardit

Video soal kondisi tubuh dan perilaku beruang yang diberi nama Kardit itu pun sontak menjadi viral. Yayasan Scorpion Indonesia pun membuat petisi agar beruang itu diselamatkan.

Baca juga : Penertiban Aktivitas Pemeliharaan Satwa Liar Dilindungi, BBKSDA Geledah Rumah Camat Majalaya

Humas KBB Sudaryo pun menjelaskan asal beruang tersebut. Awalnya, Kardit adalah peliharaan perorangan. Namun, Kardit kemudian diserahkan ke KBB. “Kardit itu sumbangan dari masyarakat, diserahkan ke sini pada 1998,” kata Sudaryo, Jumat (20/1/2017).

Saat itu, tidak diketahui pasti berapa usia Kardit. Yang pasti usia beruang jantan itu saat ini diperkirakan lebih dari 20 tahun. “Saya kira dia beruang madu paling tua yang ada di sini,” ungkapnya.

Di KBB total ada 11 beruang madu. Yang paling muda adalah beruang betina bernama Putri, dengan usia enam tahun. Sebagai beruang paling senior di KBB, Kardit seolah menjadi ikon dari seluruh koleksi beruang di lokasi. Kardit pun jadi salah satu tontonan favorit pengunjung.

Di kandangnya, Kardit ditempatkan bersama tiga beruang madu lainnya. Kardit pun sudah menjadi ‘orang tua’ karena sudah beberapa kali kawin dengan beruang betina dan menghasilkan beberapa anak. “Dia sudah kawin dan beranak, tapi saya lupa sudah berapa anaknya,” ucap Sudaryo.

Pada Mei 2016, Kardit diperiksa tim dokter dari Taman Safari Indonesia. Hasilnya, diketahui terdapat investasi parasit. Bahkan, kotorannya positif mengandung larva cacing.

Kardit pun mendapat penanganan. Segala asupan gizi hingga vitamin diatur sedemikian rupa agar Kardit bisa segera pulih. Akan tetapi, Kardit masih memiliki tubuh kurus dan hal itu jadi sorotan.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat pun merespons akan mengirimkan tim dokter untuk memeriksa keshatan Kardit beberapa hari terakhir. Namun, hasilnya belum diketahui apakah Kardit sudah benar-benar sehat atau tidak. (bens – sisidunia.com)