Home » News » Survey, Ridwan Kamil Masih Yang Teratas Untuk Cagub Jawa Barat

Survey, Ridwan Kamil Masih Yang Teratas Untuk Cagub Jawa Barat



Bandung – Sosok Ridwan Kamil yang kini sedang menjabat sebagai Wali Kota Bandung, dinilai paling layak untuk maju pada Pilgub Jawa Barat 2018. Hal tersebut terjadi dikarenakan Ridwan Kamil dinilai memiliki kemampuan yang mumpuni serta popularitas dan elektabilitas yang memadai.

Survey, Ridwan Kamil Masih Yang Teratas Untuk Cagub Jawa Barat

Aksi Ridwan Kamil Sedang Gerebek Panti Pijat

Penilaian itu diungkapkan oleh lembaga survei Indonesia Strategic Institut (INSTRAT). Direktur INSTRAT, Jalu Pradhono Priambodo, menuturkan nama Ridwan Kamil ada di peringkat pertama dengan elektabilitas 35,1 persen. Kemudian disusul Deddy Mizwar, 17,4 persen. Ada juga nama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di bawah keduanya, sebesar 10.9 persen.

“Kedua tokoh ini (Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar) dianggap paling layak maju sebagai calon gubernur. Ridwan Kamil unggul tipis dari segi kelayakan. Tapi Deddy Mizwar dari popularitas. Tapi jangan lupa, ini masih ada waktu satu setengah tahun lagi. Semuanya masih bisa berubah,” kata Jalu di Bandung, Senin (16/1).

Sementara, lanjut Jalu, berdasarkan hasil survei kelayakan ketiga tokoh itu, Ridwan Kamil dianggap layak dengan 58,9 persen. Sedangkan Deddy Mizwar dengan angka 53,8 persen, serta Dedi Mulyadi 38,7 persen.

Baca juga : Terbaring Lemah Karena Penyakit, Ridwan Kamil Masih Bisa Bergurau

Selain Deddy Mizwar, kepopuleran masuk dalam radar INSTRAT, yakni mantan Wakil Gubernur Gubernur Jabar Dede Yusuf dengan tingkat popularitas 89,7 persen dan Desy Ratnasari 86,9 persen.

Survei INSTRAT dilakukan pada 24 November hingga 28 November 2016 lalu dengan menyasar 1.600 responden warga Jabar dengan usia di atas 17 tahun dan sudah menikah. Survei dilakukan dengan teknik wawancara face to face berbasiskan kuesioner terstruktur dipegang pewawancara dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Pengambilan sampel dibuat proporsional menyebar 253 buah di seluruh kabupaten/kota di Jabar dengan margin of error 2,49 persen.
(Muspri-sisidunia.com)