Home » News » Kenal Lewat Facebook, Waria Kuras Isi ATM Pria Hidung Belang Rp 18 Juta

Kenal Lewat Facebook, Waria Kuras Isi ATM Pria Hidung Belang Rp 18 Juta



Jakarta – Seorang pria hidung belang, Bernans (43) warga Jalan Kranggan Pangselan, Gang 1, Surabaya, hanya pasrah setelah uang Rp18,1 Juta miliknya tandas dikuras tiga waria di Jalan Darmo Kali, Surabaya, Rabu (18/1/2017).

Kenal Lewat Facebook, Waria Kuras Isi ATM Pria Hidung Belang Rp 18 Juta

Gambar ilustrasi

Sebelum kejadian, Bernans berkenalan dengan Linda yang mengaku sebagai wanita tulen di media sosial Facebook. Bernans tidak tahu, jika Linda sebenarnya seorang waria. Setelah intens berkomunikasi melalui pesan singkat, mereka pun janjian untuk bertemu di sebuah kafe.

Baca juga :  Sejumlah Rencana 2017 Diungkapkan Bos GO-JEK

Pertemuan mereka pun berlanjut hingga kencan ke kamar. Namun, Bernans terkejut bukan main, saat Linda membuka baju, ternyata seorang waria. Hasrat Bernans pun padam. Sebagai lelaki normal, dia menolak berkencan dengan waria.

Penolakan itu membuat Linda tersingung dan kesal. Dia memanggil dua teman waria lainnya, Bella dan Anastasya, mendesak Bernans membayar ganti rugi. Meskipun menolak, Bernans tak berdaya melawan tiga waria dan menyerahkan dompetnya.

Setelah mengambil uang Rp600.000, Linda dan dua rekan warianya mengambil kartu ATM serta meminta nomor pinnya. Bernans yang ketakutan di bawah ancaman para waria itu, hanya pasrah dan memberikan kartu atm berserta pinnya. Ketika waria itu pun langsung menguras habis uang milik Bernans sebesar Rp18,1 juta melalui ATM.

Merasa telah menjadi korban penipuan dan perasan, Bernans pun melapor ke Polsek Wonokormo. Tak membutuhkan waktu lama, polisi menciduk dua tersangka waria lewat bantuan rekaman CCTV di area ATM Ngagel. Namun satu waria lainnya, Linda berhasil kabur.

“Selain mengamankan dua tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa ATM dan bukti transasksi ATM. Sekarang kedua waria ini sudah ditahan di Polsek Wonokromo, sedangkan seorang waria lainnya masih dalam pengejaran petugas,” kata Kapolsek Wonokromo Kompol Arisandi.

(bens – sisidunia.com)