Home » News » Kapolda Metro Jaya Santai Hadapi Tuntutan Beserta Ihwal Ceramah Rizieq Sihab

Kapolda Metro Jaya Santai Hadapi Tuntutan Beserta Ihwal Ceramah Rizieq Sihab



Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menanggapi santai tuntutan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang meminta dirinya dicopot.

Kapolda Metro Jaya Santai Hadapi Tuntutan Beserta Ihwal Ceramah Rizieq Sihab

Kapolda Metro Jaya Irejen Pol M Iriawan

“Siapa dia? Enak aja mau copot saya,” kata Iriawan sambil tertawa ditemui di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (17/1/2017).

Tuntutan Rizieq dan massa-nya untuk mengganti Kapolda Metro Jaya disebut lantaran Iriawan tidak bersikap bijak saat demo 4 November 2016. Selain itu, Iriawan juga mendengar ihwal ceramah Rizieq yang menyebut Kapolda “Jenderal berotak hansip”.

Iriawan tak ambil hati soal ucapan Rizieq itu.

“Ya, kalau saya sih ketawa saja. Saudara Rizieq bilang gitu karena Rizieq berakhlak paling baik, dan otaknya paling pintar se-Indonesia,” kata Iriawan.

Iriawan mengaku, akan tetap menindaklanjuti laporan dari seorang warga bernama Eddy Soetono (62 tahun). Eddy melaporkan imam besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, terkait dugaan ujaran kebencian (hate speech) yang menyudutkan Iriawan sebagai Kapolda.

“Orang laporan, ya harus kami tindaklanjuti lah,” kata Iriawan.

Iriawan mengatakan, ucapan Rizieq ‘pangkat jenderal, otak hansip’ dianggap bisa menyinggung banyak orang. “Saya khawatir, banyak yang tersinggung. (Karena disebut) otaknya enggak ada,” ujarnya.

Baca juga : Dinilai Tak Mencerminkan Perilaku Ulama, Said Aqil Siradj Sindir Sikap Pimpinan FPI

Mantan Kapolda Jawa Barat itu juga berpesan kepada Rizieq agar bisa menahan diri, untuk tidak membicarakan hal-hal provokatif kepada masyarakat.

“Makanya, jangan ngomong sembarangan. Mulutmu harimaumu. Itu pesan saya kepada Rizieq,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian juga memastikan tidak akan mencopot Kapolda Jawa Barat dan Kapolda Metro Jaya sesuai tuntutan massa FPI.

“Enggak ada, pokoknya Kapolda Metro dan Kapolda Jabar enggak ada dicopot,” kata Tito.
(Muspri-sisidunia.com)