Home » Otomotif » Setelah Toyota dan Honda, Kini Giliran BMW Dapat Ancaman Trump

Setelah Toyota dan Honda, Kini Giliran BMW Dapat Ancaman Trump



Frankurt – BMW AG tetap pada pendiriannya untuk meneruskan rencana pembangunan pabrik baru di Meksiko, dengan investasi 1 miliar dolar atau Rp 13,3 triliun. Merek asal Jerman ini belum menganggap serius beberapa ancaman dari Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump kepada kolega Toyota dan General Motors (GM).

Setelah Toyota dan Honda, Kini Giliran BMW Dapat Ancaman Trump

Logo BMW

Mengutip Autonews, Selasa (17/1/2017) BMW bertujuan untuk memulai produksi tahunan sampai 150.000 unit untuk generasi terbaru dari Seri 3 sedan di San Luis Potosi, Meksiko Tengah, mulai 2019. Ketika membuat keputusan untuk memproduksi model terlaris di Meksiko, BMW mengatakan kalau produksi harus mengikuti pasar.

“Sederhananya, kami akan memasang fasilitas Seri 3 di pabrik baru, untuk memasok pasar global. Kami akan memutuskan ke mana produk tersebut akan dikirim, tergantung kondisi kerangka kerja internasional BMW, dan ini mulai produksi di 2019,” ujar Ian Robertson, Brand board Member for Sales BMW.

Baca juga : Pascaterpilihnya Presiden Donald Trump, Nasib Produsen Toyota dan Honda di Amerika Kini Masih “Labil”

Pernyataan ini dilontarkan Robertson di pasca ancaman-ancaman yang dilayangkan Trump kepada para pembuat mobil, yang nekat memproduksi mobil yang dijual Ke Amerika di Meksiko, seperti Toyota dan General Motors.

Betul saja, setelah pernyataan pihak BMW tersebut, Trump langsung mengeluarkan kalimat bernada ancaman satu minggu kemudian, melalui koran Bild, Senin (16/1/2017). “Saya akan mengatakan kepada BMW, jika mereka membangun sebuah pabrik di Meksiko dan ingin menjual mobil di Amerika Serikat tanpa membayar pajak 35 persen, maka mereka bisa melupakannya. Apa yang saya katakan adalah bahwa mereka harus membangun pabrik mereka di AS,” ujar Trump.
(Muspri-sisidunia.com)