Home » News » Petinggi ISIS Perintahkan Militan Asing Pulang Atau Mati Disambut 72 Bidadari

Petinggi ISIS Perintahkan Militan Asing Pulang Atau Mati Disambut 72 Bidadari



Mosul – Ada dua kota yang diklaim sepihak oleh ISIS sebagai ibu kotanya, yakni Raqqa di Suriah dan Mosul di Irak. Kelompok teroris itu semakin terdesak menghadapi gempuran pasukan pemerintah setempat yang didukung koalisi internasional.

Petinggi ISIS Perintahkan Militan Asing Pulang Atau Mati Disambut 72 Bidadari

Abu Bakar Al Baghdadi

Sekitar 70 persen wilayah timur kota tersebut berhasil direbut dari tangan ISIS, termasuk kampus Mosul University. Dalam kondisi inilah, Abu Bakar al-Baghdadi mengeluarkan perintah.

Baca juga : Ahok Mengaku Pusing Harus Jalani Sidang Tiap Selasa

Bos ISIS tersebut memberikan dua pilihan pada para militan asing, kembali ke negara mereka atau menjadi bom bunuh diri dengan imbalan surga.

“Lengkap dengan 72 bidadari,” ujar seorang sumber di Nineveh kepada Alsumaria News, seperti dikutip dari situs Iraqi News, Senin (16/1/2017).

Baghdadi memberikan pilihan tersebut pada kelompok yang disebut ‘tentara dan biro imigran’.

Pasukan Irak, yang didukung serangan udara dan taktik dari koalisi yang dipimpin Amerika Serikat, telah meluncurkan fase kedua perebutan Mosul dari tangan ISIS.

Kampanye perebutan kota yang dianggap benteng terakhir ISIS di Irak itu dilaksanakan sejak Oktober 2016.

Sejak saat itu, dilaporkan terjadi perpecahan, pertikaian, dan tuduhan pengkhianatan di kalangan petinggi ISIS.

Pihak militer dan kepolisian Irak baru-baru ini mengumumkan telah mengendalikan 90 persen wilayah Mosul timur. Mereka berharap bisa bergerak ke barat di mana ISIS masih mempertahankan bentengnya yang cukup kuat.

Di sana lah, diyakini bos ISIS Baghdadi berlindung. (bens – sisidunia.com)