Home » News » Gadis Pemandu Lagu Karaoke di Lampung Mengaku Telah Dikasari Oleh Anggota DPRD

Gadis Pemandu Lagu Karaoke di Lampung Mengaku Telah Dikasari Oleh Anggota DPRD



Lampung – Seorang pemandu lagu di King Karaoke, Pringsewu, Nita Syefira (19) mengaku disundut rokok oleh anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Bumairo pada Rabu (11/1/2017) sekitar pukul 23.30. Bersama tiga rekannya, ia mengadukan kasus pelecehan dan penganiayaan tersebut ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pesawaran, Jumat (13/1/2017).

Gadis Pemandu Lagu Karaoke di Lampung Mengaku Telah Dikasari Oleh Anggota DPRD

Ilustrasi

Dihadapan awak media, Nita Syefira mengisahkan, awalnya ada enam orang masuk ke King Karoke, salah satunya ialah anggota Komisi III Fraksi Gerindra tersebut. “Saya kenal dengan Bumairo karena sudah tiga kali ke King Karaoke. Awalnya mereka pesan ruangan, setelah itu, Bumairo memberi Rp200 ribu,” kata Nita.

Setelah memesan ruangan dan memberikan uang kepada Nita dan rekannya, Bumairo dan teman-temannya minta ditemani dalam ruangan tersebut. Setelah itu, mereka memesan minuman keras.

“Saya dicokoki minum tersebut dan diajak bersetubuh. Karena menolak, saya disundut rokok,” kata Nita.

Nita mengancam membawa masalah ini ke polisi bila tidak ada itikad baik dari Bumairo untuk meminta maaf. Keseriusannya juga ia tunjukkan dengan meminta visum ke RSUD Ganjaran Pringsewu.

Baca juga : Tingginya Kasus Kekerasan Seksual di Sumsel

Terpisah, anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Bumairo membantah tuduhan tersebut. “Laporan itu tidak benar, itu fitnah. Demi Allah jika saya melakukan itu, maka saya kafir,” kilahnya saat diwawancara awak media.

Karena itu, Bumairo balik mengancam. Dia menyatakan dirinya akan melaporkan Yunita ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik.

“Mau sampai manapun dia lapor, saya layani. Ini fitnah,” tandasnya.
(Muspri-sisidunia.com)