Home » News » Bekerja Sesuai Perda, Ini Janji Anies Terkait Prostitusi di Jakarta

Bekerja Sesuai Perda, Ini Janji Anies Terkait Prostitusi di Jakarta



Jakarta – Calon gubernur nomor urut tiga, Anies Baswedan berjanji akan menutup semua tempat prostitusi di Jakarta, jika terpilih pada Pilkada DKI 2017. Penutupan itu termasuk Hotel Alexis yang diduga sebagai tempat prostitusi elite di kawasan Jakarta Utara.

Bekerja Sesuai Perda, Ini Janji Anies Terkait Prostitusi di Jakarta

Ilustrasi Prostitusi

“Kita akan tegas menutup prostitusi. Menutup Alexis apa enggak, kita akan lihat. Tapi kami akan menutup semua praktek prostitusi,” kata Anies di Batu Ceper, Jakarta Pusat, Senin (16/1).

Menurutnya, penutupan itu sudah sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku. Adapun peraturan yang berkaitan dengan larangan prostitusi adalah Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

“Saya akan bekerja dengan Perda dan Perdanya melarang prostitusi. Jadi bukan soal kemauan atau aspirasi Anies. Tapi Perdanya hari ini melarang prostitusi,” ujar Anies.

Pada Pasal 42 ayat 1 sampai 3 Perda Nomor 8 tahun 2007, disebutkan bahwa setiap orang dilarang berbuat asusila di jalan, jalur hijau, taman atau tempat umum lainnya. Setiap orang juga dilarang menjadi penjaja seks komersial (PSK), menyuruh dan memfasilitasi, membujuk dan memaksa orang, serta menggunakan jasa PSK.

Baca juga : Anies Sindir Pemerintah DKI Yang Dinilai Kurang Tegas Terhadap Lapisan Menengah Ke Atas Yang Melanggar Aturan

Kemudian diatur dalam Pasal 43 bahwa setiap orang atau badan dilarang menyediakan dan atau menggunakan bangunan atau rumah sebagai tempat untuk berbuat asusila.

Atas dasar itu, Anies menegaskan tidak akan pandang bulu dalam menertibkan tempat prostitusi. Pihak yang protes, kata dia, bisa menuntutnya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Ya kita akan tutup (semua tempat prostitusi). Tegas itu. Kalau protes, tuntut aja ke PTUN,” ujar Anies.
(Muspri-sisidunia.com)