Home » News » Usung Program Kampung Tematik, Wali Kota Semarang Ingin Mengangkat Potensi Unggulan Serta Mengentas Kemiskinan

Usung Program Kampung Tematik, Wali Kota Semarang Ingin Mengangkat Potensi Unggulan Serta Mengentas Kemiskinan



Semarang – Program Kampung Tematik di Kota Semarang sudah diwujudkan oleh sejumlah perkampungan. Warga pun sudah bisa pamer kepada wali kota mereka, Hendrar Prihadi.

Usung Program Kampung Tematik, Wali Kota Semarang Ingin Mengangkat Potensi Unggulan Serta Mengentas Kemiskinan

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi

Salah satu ajang yang dimanfaatkan warga untuk memperlihatkan tema dari kampung-kampung di Kota Lumpia adalah acara Jalan Sehat Semarang Hebat, yang digelar di wilayah Kecamatan Semarang Selatan, Minggu (15/1/2017).

Hendrar, yang didampingi istrinya Tia Hendrar Prihadi beserta Danramil dan kapolsek setempat, berjalan bersama warga. Pada saat itulah warga menunjukkan keunggulan dan potensi perkampungan mereka.

Beberapa tema kampung yang dipamerkan yaitu kampung sehat, kampung toleran, kampung bersih, kampung rukun dan aman, kampung dengan kantor kelurahan terbaik, kampung dengan PKK terbaik, kampung kreatif dan inovatif, kampung rukun dan toleran, kampung go green, dan lainnya.

Hendrar mengatakan tema-tema yang ada di beberapa kampung itu merupakan upaya masyarakat dalam membangun dan memajukan wilayahnya.

“Ini selaras dengan program Pemerintah Kota Semarang melalui Kampung Tematik. Tujuannya sama, yaitu untuk mengangkat potensi unggulan di masing-masing kelurahan dan tujuan utamanya adalah pengentasan kemiskinan,” kata Hendrar, Minggu (15/1/2017).

Baca juga : Dengar Adanya Korban Tewas, Walikota Semarang Terjun Langsung Kelapangan

Wali kota yang akrab disapa Hendi itu juga menyempatkan diri mampir ke salah satu kampung dan menyambangi industri rumah tangga berupa pengolahan tempe dan tahu di RW II Kelurahan Lamper Lor, Kecamatan Semarang Selatan.

“Saya mengapresiasi warga yang berupaya bersama-sama membangun kampungnya agar cantik. Saya berharap ini dilakukan karena kewajiban. Kalau lingkungannya bersih dan nyaman, insya Allah keluarganya jadi sehat, dan kalau ada tamu pastinya nyenengke (menyenangkan),” tandasnya.

Ia berharap keterlibatan warga Kota Semarang membuat Kampung Tematik menjadi komitmen bersama untuk memperbaiki daerah masing-masing.

“Hal ini dapat membuat kampung-kampung ini menjadi kampung hebat sehingga bermuara pada Kota Semarang yang hebat pula,” tegasnya.

Untuk diketahui, program Kampung Tematik adalah program yang dijalankan di perkampungan untuk bisa memperlihatkan ciri khasnya. Selain untuk mengurangi perkampungan kumuh, program yang didukung pemerintah kota itu bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian warga.
(Muspri-sisidunia.com)