Home » News » Hasto Mendorong Kader di Organisasi Sayap PDIP Menangkan Ahok-Djarot

Hasto Mendorong Kader di Organisasi Sayap PDIP Menangkan Ahok-Djarot



Jakarta – Dalam pilkada DKI Jakarta 2017, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta kader-kader partainya yang tergabung dalam Taruna Merah Putih (TMP) untuk menggalang dukungan bagi paslon Basuki T Purnama-Djarot S Hidayat.

Hasto Mendorong Kader di Organisasi Sayap PDIP Menangkan Ahok-Djarot

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

Hasto mendongkrak kader-kader di organisasi sayap PDIP itu melakukan aksi simpatik untuk mendekati para warga agar mau memilih duet calon gubernur yang dikenal dengan sebutan Ahok-Djarot. Caranya bisa dengan mendatangi pemilih di rumah mereka secara langsung door to door.

Baca juga : Anis Datangi Salah Satu Pernikahan Warga Di Cipinang

Hasto mengatakan, perlu pendekatan persuasif ke warga karena ada tantangan berupa penolakan terhadap duet Ahok-Djarot di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/1/2017). “Dalam melakukan door to door dibutuhkan kesungguhan hati,” ujarnya di hadapan 200 kader TMP perserta kaderisasi.

Menurut Hasto, strategi door to door atau ketuk pintu pernah diterapkan saat pilkada DKI 2012 yang akhirnya berhasil mengantar Joko Widodo menjadi gubernur di ibu kota negara setelah mengalahkan Fauzi Bowo. Kala itu, Hasto mendapat tugas untuk door to door di wilayah Jakarta Barat. “Setiap hari saya mendatangi 100 rumah,” katanya.

Hasto mengungkapkan, dirinya juga sempat mengalami penolakan. Sebab, warga yang didatangi ternyata memilih pasangan calon lain.

Namun, kata Hasto, hal itu justru menjadi ujian agar tidak mudah menyerah. “Yakinlah, orang Indonesia tidak pernah menolak ketukan pintu,” jelasnya.

Menurut Hasto, dalam politik memang harus ada keyakinan. Termasuk keyakinan bahwa perjuangan politik yang dilakukan akan membawa perbaikan.

“Kita yakin calon yang diusung PDIP mampu menyejahterkan rakyat Jakarta. Maka kita jangan lelah meyakinkan warga bahwa Ahok-Djarot adalah pemimpin yang terbukti dan teruji kinerjanya,” tegasnya.

Hasto menambahkan, Ahok-Djarot bersedia menempatkan diri sebagai pelayan rakyat. “Jangan pertaruhkan Jakarta kepada orang yang tidak memiliki pengalaman dan tidak teruji kinerjanya,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Umum TMP Maruarar Sirait mengatakan, organisasi yang dipimpinnya sangat siap memenangkan Ahok-Djarot dengan cara-cara simpatik. Ara -panggilan akrab Maruarar- menegaskan, TMP akan menggunakan cara-cara elegan dan kesatria untuk memenangkan duet petahana tersebut.

“Kita menangkan Ahok-Djarot sesuai aturan dan jangan memaksakan kehendak. Gunakan cara-cara simpatik dan tidak menghalalkan segala cara,” katanya.

(bens – sisidunia.com)