sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Penyerangan Markas GMBI Melibatkan Anak Di Bawah Umur

Penyerangan Markas GMBI Melibatkan Anak Di Bawah Umur



Jakarta – Sebanyak 20 orang pelaku pembakaran dan pengrusakan markas organisasi Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Ciampea, Bogor, menjalani pemeriksaan di Polres Bogor Kabupaten.

Penyerangan Markas GMBI Melibatkan Anak Di Bawah Umur

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto menjelaskan dari 20 orang tersebut di antaranya ada anak di bawah umur.

Baca juga : Ternyata Meme Ira Koesno Terkait Debat Cagub Kemarin Juga Ramai

“Ada yang di bawah umur juga. Masih kita perkirakan sekitar 5 sampai 6 orang dari jemaah pengajian setempat,” kata Rikwanto di Lapangan Silang Monas Jakarta Pusat, Sabtu (14/1/2017).

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menjelaskan pemeriksaan terhadap 20 orang ini masih tahap penyelidikan, belum masuk ke tahap penyidikan.

“Pemeriksaanya sudah menjurus siapa berbuat apa dalam kaitan melakukan pembakaran itu masih dalam penyelidikan,” katanya.

Sebelumnya, pada Jumat 13 Januari 2017 sekira pukul 02.51 WIB, diduga ratusan anggota FPI Bogor menyerang dan membakar markas GMBI berserta satu rumah yang ada di lokasi, Ciampea, Bogor.

Penyerangan tersebut dipicu berita hoax di media sosial di mana anggota FPI diculik dan ditusuk oleh GMBI, setelah terjadi kericuhan di Mapolda Jawa Barat usai Habib Rizieq diperiksa dalam kasus dugaan penistaan Pancasila. (bens – sisidunia.com)