Home » Otomotif » Pancarkan Polutan Nitrous Oxide, EPA Curigai Fiat Chrysler Terlibat Skandal Emisi

Pancarkan Polutan Nitrous Oxide, EPA Curigai Fiat Chrysler Terlibat Skandal Emisi



California – Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) mengumumkan, Fiat Chrysler Automobile (FCA) telah menginstal perangkat lunak pada 100.000 mobil dan pikap bertenaga diesel untuk mengelabui pengujian emisi. Namun, pihak Fiat Chrysler membantah hal itu.

Pancarkan Polutan Nitrous Oxide, EPA Curigai Fiat Chrysler Terlibat Skandal Emisi

Logo FCA

Diberitakan CNN, Sabtu (14/1/2017), pabrikan asal Amerika Serikat itu percaya sistem pengontrol emisi memenuhi ketentuan yang berlaku.

Regulator di Amerika Serikat mengatakan, kendaraan Fiat Chrysler memancarkan polutan nitrous oxide ketika mobil berkendara di jalan raya. Namun, saat pengujian emisi, sistem perangkat lunak membuat pancaran polutan itu lebih sedikit. Ini merupakan masalah yang sama dengan kasus Volkswagen yang dibuktikan pada 2015 lalu.

“Ini jelas dan serius merupakan pelanggaran dari aksi udara bersih (Clean Air Act),” kata Asisten Administrator EPA, Cynthia Giles seperti diberitakan CNN, Sabtu (14/1/2017).

Meski begitu, Fiat Chrysler mengklaim, perangkat lunak pada mesin diesel Fiat Chrysler bekerja dengan cara yang legal. Perusahaan itu mengatakan tidak ada niat menipu uji emisi, tapi untuk meningkatkan performa mesin.

Baca juga : Pascaterpilihnya Presiden Donald Trump, Nasib Produsen Toyota dan Honda di Amerika Kini Masih β€œLabil”

Fiat Chrysler mengatakan telah mengusulkan sejulah langkah yang bisa diambil untuk mengatasi temuan masalah EPA. Berbeda dengan Volkswagen yang mengakui skandal dan meminta maaf, Fiat Chrysler mengindikasikan akan terus berjuang untuk membuktikan bahwa mereka tidak melanggar aturan emisi.

“FCA bermaksud untuk menyelesaikan masalah ini secara adil dan merata serta menjamin EPA dan konsumen FCA bahwa kendaraan bermesin diesel kami memenuhi semua persyaratan sesuai peraturan yang berlaku,” kata FCA.
(Muspri-sisidunia.com)