sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Beginilah Suasana Rapat Di Dalam Kereta Wisata Ala Plt Gubernur DKI

Beginilah Suasana Rapat Di Dalam Kereta Wisata Ala Plt Gubernur DKI



Jakarta – Para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan rapat kerja di kereta wisata menuju Yogyakarta pada Jumat, 13 Januari 2017, malam. Rapat yang dibagi dalam empat gelombang itu berlangsung hingga Sabtu (14/1/2017) dini hari.

Beginilah Suasana Rapat Di Dalam Kereta Wisata Ala Plt Gubernur DKI

Suasana Rapat Kerja di Atas Kereta Wisata ala Plt Gubernur DKI Soni Sumarsono

Seperti yang dilansir dari Liputan6.com, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono langsung memimpin rapat plus rekreasi di gerbong paling belakang dari Kereta Luar Biasa (KLB) rangakaian Nusantara yang berangkat dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Tugu Yogyakarta.

“Rapat dibagi empat gelombang. Pertama kita akan bahas mengenai isu Pemerintahan. Setelah itu nanti dilanjut kepada isu lainnya,” kata Sumarsono, di saat membuka rapat.

Suasana rapat nampak lebih santai. Gerbong yang digunakan untuk rapat bersofa empuk dan berhadap-hadapan. Hampir semua kepala SKPD ikut dalam rombongan menuju Yogyakarta, dari dekretaris daerah hingga kepala badan.

Diketahui, rapat rekreatif ala Sumarsono itu menarik iuran sebesar Rp 7 juta pada setiap kepala dinas. Tujuan raker ini, menurut Sumarsono, adalah untuk memberikan suasana baru sekaligus penyegaran bagi tiap SKPD.

Baca juga : Plt Gubernur DKI Heran Dinas Kebersihan Sering Mengadu

Sebelumnya, pria yang akrab disapa Soni ini mengatakan bahwa raker diadakan di atas gerbong kereta wisata dari jurusan Gambir, Jakarta Pusat, ke Yogyakarta ini untuk memanfaatkan waktu libur dengan tetap bekerja sekaligus rekreasi.

“Kerjaannya karena ini percepatan waktu untuk APBD 2017 setingkat pimpinan, banyak isu yang harus ditangani, dan kita harus memanfaatkan waktu hari Sabtu dan Minggu saja untuk membicarakan isu-isu strategis di bidang keasistenan,” jelas Soni.

Isu-isu strategis tersebut, ucap Soni, adalah mengenai persoalan ekonomi, pemerintahan, kesejahteraan rakyat, dan administrasi. Sekaligus, para peserta rapat juga bisa mengunjungi Keraton Yogyakarta.
(Muspri-sisidunia.com)