Home » News » 20 Orang Ditangkap Polres Bogor Karena Diduga Terkait Perusakan Kantor GMBI

20 Orang Ditangkap Polres Bogor Karena Diduga Terkait Perusakan Kantor GMBI



Bogor – Sebanyak 20 orang ditangkap Polres Bogor terkait dugaan perusakan kantor ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), di Kampung Tegalwaru, Ciampea, Bogor, Jawa Barat.

20 Orang Ditangkap Polres Bogor Karena Diduga Terkait Perusakan Kantor GMBI

Kantor GMBI

“Untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan, penyidikan,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus seperti dilansir Antara, Jumat (13/1/2017).

Baca juga : PGI Menyebut Belum Ada Laporan Pemanggilan Saksi Terkait Habib Rizieq

Yusri mengatakan, perusakan dipicu adanya kabar yang menyebutkan salah seorang anggota ormas bernama Syarif jadi korban penusukan GMBI, juga perusakan mobil dalam bentrokan di Bandung pasca pemeriksaan Rizieq Shihab di Polda Jabar.

“Sehingga memicu kemarahan massa FPI di Ciampea Bogor,” kata dia.

Yusrijuga mengatakan, polisi berupaya menghalau massa untuk melakukan perusakan. Namun, karena kurangnya jumlah aparat, aksi perusakan tersebut tidak bisa dihindarkan.

“Sebelumnya telah melakukan imbauan dan negosiasi terhadap massa yang ingin mengetahui keberadaan markas GMBI, namun tidak bisa dihalau karena kalah jumlah,” kata Yusri.

Tidak ada korban jiwa dalam aksi perusakan tersebut. Namun, Polisi setempat masih menjaga di lokasi kejadian agar tidak ada aksi susulan. (bens – sisidunia.com)