sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Ekonomi & Bisnis » Dianggap Sudah Tidak Produktif, Pabrik Gula Yang Sudah Berusia Tua Akan Diganti dengan Pabrik Gula Yang Baru

Dianggap Sudah Tidak Produktif, Pabrik Gula Yang Sudah Berusia Tua Akan Diganti dengan Pabrik Gula Yang Baru



Surabaya – Kementerian BUMN bersama perusahaan negara produsen gula saat ini sedang memetakan dan mengevaluasi keberadaan pabrik gula.

Dianggap Sudah Tidak Produktif, Pabrik Gula Yang Sudah Berusia Tua Akan Diganti dengan Pabrik Gula Yang Baru

Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau stand di rumah kreatif Surabaya

Pabrik gula berusia tua yang tidak produktif dan tidak efisien akan ditutup dan diganti dengan yang baru.

Kata Rini, rata-rata pabrik gula di Indonesia berusia 100 tahun lebih. Usia pabrik gula itu, kata Rini, dipastikan akan berdampak pada hasil produksi.

“Kita sedang petakan mana saja pabrik gula yang tidak lagi produktif dan efisien. Lokasi mana saja yang perlu dibangun dengan pertimbangan lahan tebu. Yang sudah tidak layak akan ditutup dan diganti yang baru,” katanya di Surabaya, Kamis (12/1/2017).

Indonesia, kata dia, dituntut untuk bisa memproduksi tebu berkualitas dengan harga yang murah di pasaran internasional. Jika tidak, maka dapat dipastikan industri tebu dalam negeri tidak akan bisa bertahan.
Namun, Rini menegaskan, tidak akan melakukan pemutusan tenaga kerja akibat penutupan pabrik gula nanti.

“BUMN juga memiliki tanggung jawab moral untuk membangun kesejahteraan rakyat Indonesia, karena itu tidak akan ada pemutusan hubungan kerja,” tegasnya.

Baca juga : Bakal Tambah Kapasitas di 2017, Industri Keramik Nasional Sudah Naik 15 Persen di 2016

Data yang dihimpun dari Kementerian Perindustrian, gula kristal putih berbasis tebu di Indonesia diproduksi oleh 62 unit pabrik, dengan rincian 50 unit dikelola BUMN dan 12 pabrik swasta.

Selain berusia lebih dari 100 tahun, rata-rata pabrik gula yang dioperasikan BUMN berkapasitas dan berkualitas rendah. Jumlah karyawan banyak, namun beroperasi hanya 150 hari setahun.

Sebanyak 69,4 persen pabrik gula BUMN berkapasitas kecil dengan pengolahan tebu di bawah 4.000 ton per hari. Sementara itu, 64,5 persen pabrik gula telah berumur di atas 100 tahun dengan jumlah karyawan lebih dari 1.000 orang dalam satu pabrik.
(Muspri-sisidunia.com)