sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Bermain Didekat Kubangan Proyek, Dua Bocah Cilincing Tewas Tenggelam

Bermain Didekat Kubangan Proyek, Dua Bocah Cilincing Tewas Tenggelam



Jakarta – Dua bocah tanggung yang berenang di genangan air menyerupai danau di lokasi pembuangan puing tewas tenggelam. Lokasi itu milik sebuah proyek perusahaan swasta di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Bermain Didekat Kubangan Proyek, Dua Bocah Cilincing Tewas Tenggelam

Jenazah Dua Bocah Cilincing Berhasil Dievakuasi

Saat kejadian, Rabu (11/1) sore hari, keempat anak sedang asyik berenang. Dua orang yang hilang diduga tak dapat berenang dan terjebak di puing yang ada di dasar danau.

Pantauan Warta Kota, sejumlah warga dan kepolisian sibuk mencari dua jenazah bocah malang yang tenggelam saat asik berenang. Teriakan panik para warga di lokasi pun membuat suasana pencarian jenazah semakin mencekam.

Petugas SAR dan kepolisian hingga warga terlihat bersama-sama mencari Akhmal Habibi (13) dan Faiza‎ Adristi Adi (15). Petugas sempat kesulitan karena banyaknya endapan lumpur. Sejumlah warga‎ ketar-ketir dan berharap jenazah kedua bocah itu ditemukan petugas.

Salah seorang warga, Haikal (40), mengatakan ada empat bocah yang berenang dan memancing.

“Jadi satu orang enggak berenang tapi memancing, yaitu Dimas Aditya (‎13). Sementara ketiga temannya yaitu Ikal (15), Akhmal Habibi (13), Faiza Adiristi (15), dan Kaisha Dava (12) ketika itu berenang. Namun, hanya dua yang tewas yakni Akhmal dan Faiza,” katanya di lokasi.

Kanit Reskrim Polsek Kalibaru, AIPTU Ibnu mengatakan, informasi tenggelamnya kedua anak itu didapat dari Dimas yang tak sengaja melihat dua orang seperti tenggelam.

Baca juga : Bocah Malang Tewas Saat Hendak Mengambil Sendal Yang Hanyut

“Jadi dilihatnya ada dua orang minta tolong seperti nyaris mau tenggelam (Ikal dan Kaisha). Sementara, dua lainnya‎ itu (Akhmal dan Faiza) sudah tak terlihat. Pas dia (Dimas) selesai menolong yang nyaris tenggelam, lalu mau balik menolong, yang dua lainnya sudah tak terlihat. Mereka mau berenang di kubangan proyek tersebut malah tenggelam. Lalu Dimas itu melaporkan ke security perusahaan yang di dekat lokasi,” kata Ibnu.

Dikatakan Ibnu, kedalaman kubangan air tersebut sekitar satu setengah meter. Banyak endapan lumpur di kubangan itu yang cukup mempersulit petugas menyelamatkan kedua bocah tersebut.

“Kedua korban ditemukan sekitar pukul 17.45, sekitar sejam sejak mereka berenang. Kedua jenazah terjepit di antara puing-puing proyek yang ada di dalam air. Kami evakuasi kedua jasad korban dan kemudian dibawa ke rumah duka masing-masing di wilayah Koja, Jakarta Utara,” katanya.
(Muspri-sisidunia.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*