Home » News » Kapolda Metro Jaya Ungkap Narkoba Yang Bentuknya Menyerupai Permen

Kapolda Metro Jaya Ungkap Narkoba Yang Bentuknya Menyerupai Permen



Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan mengatakan sebagian dari puluhan ribu butir narkoba yang diamankan selang tiga pekan terakhir dibuat menyerupai permen dan menyasar ke para pelajar.

Kapolda Metro Jaya Ungkap Narkoba Yang Bentuknya Menyerupai Permen

Kapolda Metro Jaya Ungkap Narkoba Yang Bentuknya Menyerupai Permen

“Disusup ke sana (anak-anak). Banyak masuk ke sekolah. Hampir di seluruh Indonesia terutama di kota-kota besar. Ini yang harus diwaspadai, ini saya sudah sampaikan ke jajaran untuk bisa diteruskan ke sekolah,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/1/2017).

Baca juga :ย Penggalangan Dana Untuk Ahok-Djarot Berhasil Kumpulkan Rp 60 Milyar Lebih

Iriawan menjelaskan pada dasarnya narkoba yang dibuat menyerupai jenis permen ini sangat mudah diidentifikasi. Ia lantas menunjukkan bentuk narkoba permen tersebut.

“Ini gampang sekali membedakan. Ini permen. Yang sekarang beredar ke sasaran anak sekolah. Dijual begini saja pakai kantong plastik. Karena ada kandungan narkoba sehingga ada halusinasi sehingga jadi addict. Jadi ketagihan, enak,” jelasnya.

Ia menambahkan, narkoba tersebut dijual oleh para pelaku kepada anak-anak dengan harga Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu.

“Ada bentuk-bentuk menarik. Bukan pabrikan seperti permen beli di toko. Kandungannya amphetamin (sabu). Harga 15 sampai 20 ribu rupiah,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan mengatakan selang tiga minggu terakhir pihaknya berhasil mengamankan puluhan ribu butir ekstasi dan dua kilogram sabu.

“Selang tanggal 15 Desember hingga 9 Januari kami berhasil mengamankan Shabu 2.258,42 gram dan Ekstasi 26.560 butir di beberapa tempat dan pelaku berbeda,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/1/2017) kemarin.

Dalam penangkapan ini Polisi berhasil menahan 12 orang tersangka. Dan satu orang yang terpaksa ditembak hingga meninggal dunia karena melawan saat penangkapan. Para tersangka adalah FL, AP, RP, FF, MR, MF, IV E, AD, SD, BP, SB, ES, RK als BG (tewas). (bens – sisidunia.com)