sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Usut Kasus Pendanaan Makar, Polisi Temukan Rachmawati Cairkan Deposito Rp300 Juta

Usut Kasus Pendanaan Makar, Polisi Temukan Rachmawati Cairkan Deposito Rp300 Juta



Jakarta – Pihak Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki soal pendanaan dugaan makar yang melibatkan tersangka beberapa tokoh dan aktivis tersebut. Dari hasil penelusuran, polisi menemukan adanya aliran dana dari Rachmawati Soekarnoputri kepada salah seorang tersangka dugaan makar lainnya, Alvin Indra.

Usut Kasus Pendanaan Makar, Polisi Temukan Rachmawati Cairkan Deposito Rp300 Juta

Politisi Rachmawati Meninggalkan Gedung Mako Brimob Kelapa Dua

“Dari hasil pengecekan, Rachmawati ada mencairkan deposito Rp300 juta, dikirim ke rekening Alvin Indra,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Senin 9 Januari 2017

Argo menjelaskan, dana tersebut dikirim ke rekening Alvin sekitar akhir November 2016. Polisi menduga dana tersebut untuk operasional makar, di mana Rachmawati Cs akan berunjuk rasa di gedung DPR/MPR.

“(Dana) untuk keperluan logistik, makan, minum untuk massa yang akan berunjuk rasa di gedung DPR dan MPR,” jelas Argo.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini pun menambahkan, dana tersebut berasal dari rekening putri proklamator Soekarno tersebut. Namun, dalam penelusuran tidak ada dana yang masuk ke dalam rekening Rachmawati.

“Uang tersebut dikirim dari rekening Rachmawati, namun tidak ada pihak lain yang mentransfer ke Rachmawati,” ucapnya.

Namun, dalam beberapa kesempatan, pendiri Universitas Bung Karno ini membantah sangkaan polisi bahwa dirinya terlibat dalam dugaan aksi makar.

Baca juga : Ichsanuddin Noorsy Mengelak Ketika Ditanya Terkait Hubungannya Dengan Para Tersangka Kasus Makar

Mengenai berkas perkara Rachmawati, Argo menuturkan, nantinya akan disatukan dengan tersangka dugaan makar lainnya, kecuali berkas perkara tersangka Sri Bintang Pamungkas.

“Berkasnya dijadikan satu dengan tersangka lainnya, kecuali Sri Bintang Pamungkas,” kata Argo.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan 12 tokoh menjadi tersangka. Sebelas tokoh ditangkap di beberapa lokasi berbeda, Jumat 2 Desember sebelum aksi damai 212. Satu tersangka Hatta Taliwang ditangkap pada Kamis 8 Desember dini hari.
(Muspri-sisidunia.com)