sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Kenalkan Gerakan 12.12.12, JIVVA Rilis Lagu “Matahari”

Kenalkan Gerakan 12.12.12, JIVVA Rilis Lagu “Matahari”



Jakarta – Grup band JIVVA yang terdiri dari Dimas Wibisana (gitar), Kevin Widaya (vokal), dan Ankadiov Subran (bas), mengenalkan gerakan “12.12.12”.

Kenalkan Gerakan 12.12.12, JIVVA Rilis Lagu "Matahari"

Grup Band JIVVA

Gerakan tersebut merupakan momen JIVVA saat merilis lagu “Matahari” pada 12 Desember 2016, pukul 12.00 siang.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (9/1/2017), JIVVA menjelaskan bahwa lagu “Matahari” juga dirilis dalam rangka kepedulian band yang terbentuk sejak 2014 lalu itu terhadap para perempuan korban kekerasan.

“Ada aksi yang dilakukan JIVVA untuk rasa peduli mereka, salah satunya dengan menyebarkan pesan positif di social media menggunakan #matahariuntukperempuan,” kata Kevin.

Lagu ini bercerita tentang sumpah seseorang untuk menjadi ‘matahari’ bagi sesamanya. Bisa jadi laki-laki kepada kekasihnya, anak kepada orangtuanya, temannya, siapapun.

“Kami buat lagu ini karena kami percaya kalau setiap orang mampu menjadi matahari untuk sesamanya. Tidak perlu menjadi luar biasa untuk menjadi cahaya bagi dunia, sedikit saja hal positif yang kita lakukan dapat berarti besar bagi sesama kita,” kata Dimas.

Baca juga : Garap Film Berjudul Amazing Day, Coldplay Angkat Beberapa Tarian Daerah dari Indonesia

“Matahari tidak pernah lelah memancarkan cahayanya di siang hari, dan memantulkan sinarnya kepada sang rembulan di malam hari, agar ia tetap bisa memberi terang bagi dunia,” imbuhnya.

JIVVA membawakan jenis musik pop rock. Secara garis besar, JIVVA ingin membawa lagi nuansa lagu-lagu 90an yang sarat dengan progresi chord khas dan lirik yang puitis dan penuh perumpamaan.

Namun, JIVVA meramu aransemen musiknya dengan lebih modern dengan sentuhan synthesizer dan bebunyian elektronik, dengan tetap mengandung distorsi gitar dan orkestra khas 90-an.
(Muspri-sisidunia.com)