sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Palembang Pernah Jadi Tuan Rumah ISG 2013, Kemenpora Usung Nama Alex Noerdin Sebagai Kepala Kontingen ISG 2017

Palembang Pernah Jadi Tuan Rumah ISG 2013, Kemenpora Usung Nama Alex Noerdin Sebagai Kepala Kontingen ISG 2017



Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengusulkan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin sebagai salah satu kepala kontingen (chief de mission/CDM) untuk “Islamic Solidarity Games” (ISG) 2017.

Palembang Pernah Jadi Tuan Rumah ISG 2013, Kemenpora Usung Nama Alex Noerdin Sebagai Kepala Kontingen ISG 2017

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin

“Alasannya karena Palembang menjadi tuan rumah ISG pada tahun 2013,” kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot Dewa Broto di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin, 9 Januari 2017.

Alex Noerdin pernah menjadi Kepala Kontingen Indonesia pada SEA Games 2009 di Laos. Saat itu, Alex dibantu oleh Muddai Madang yang kini Wakil Ketua KOI sebagai Sekretaris Kontingen.
Gatot melanjutkan, untuk ajang olahraga multicabang internasional lain seperti Sea Games 2017 di Malaysia dan Asian Games 2018 di Indonesia, KOI masih melakukan seleksi.

Meskipun demikian, nama Alex Noerdin juga digadang-gadang menjadi calon kuat sebagai CDM SEA Games di Malaysia yang diselenggarakan mulai 19 Agustus 2017. Hal ini sempat disampaikan juru bicara KOI Hellen Sarita de Lima.
Alex Noerdin menjadi salah satu kandidat chief de misson untuk SEA Games atau ISG,” tutur Hellen.

Baca juga : Timnas U-23 Akan Turun Di Ajang ISG

Selain untuk SEA Games dan Asian Games, calon pengisi posisi kepala kontingen juga belum diumumkan untuk Asian Winter Games 2017 di Sapporo, Jepang dan Asian Indoor and Martial Arts Games 2017 di Ashgabat, Turkmenistan, yang akan diikuti atlet-atlet Indonesia. Gatot Dewa Broto menuturkan, penetapannya akan menunggu keputusan dari pihak KOI.
(Muspri-sisidunia.com)