sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Berita Hoax Menjamur, Ini Tanggapan Prabowo dan Djarot

Berita Hoax Menjamur, Ini Tanggapan Prabowo dan Djarot



Jakarta – Dewasa ini kabar bohong atau hoax beredar begitu cepat di dunia maya. Sayangnya, tak sedikit masyarakat yang percaya dengan berita bohong itu.

Berita Hoax Menjamur, Ini Tanggapan Prabowo dan Djarot

Ilustrasi Berita Hoax

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memahai hal itu. Dia bilang berita hoax tak bisa dihindari dalam perkembangan teknologi sekarang ini.

“Ya memang itu risiko sekarang ya, risiko dengan perkembangan teknologi yang begitu dahsyat. Sangat mudah untuk negara bikin hoax-hoax seperti itu, di seluruh negara. Saya juga sering (menjadi) korban kan. Anda tahu kan,” kata Prabowo usai Rapat Kerja Partai Gerindra di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2017).

Untuk itu perlu peran serta masyarakat dalam memerangi hoax. Masyarakat diminta jangan langsung percaya dengan apa yang dilihat.

“Saya kira masyarakat harusnya kritis jangan langsung lihat di youtube abis itu percaya. Banyak yang hoax itu, berita enggak benar,” pungkas dia.

Baca juga : Sadis, 3 Remaja Tega Siksa Seorang Pria Dan Mengunggahnya Di Facebook

Dihubungi secara terpisah, Djarot Syaiful Hidayat‎ mengaku tidak ambil pusing dengan berita hoax yang beredar banyak di media sosial (medsos). Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta ini, juga mengaku tak aktif di medsos.

“Saya tidak akan menanggapi berita hoax, karena saya tidak ngikutin. Saya tidak aktif di medsos,” tutur Djarot, d‎itemui pada acara ‎’Silaturahmi Dengan Warga Blitar’ di‎ Hotel NAM Centre, Kemayoran‎, Jakarta, Minggu (7/1/2017).

Menurutnya medsos yang berisi fitnah, caci maki, harus ditertibkan. Hal itu bukan hanya tanggung jawab Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), tapi dari seluruh masyarakat Indonesia.

“Kalau tidak ditertibkan, itu bisa menakutkan dan menimbulkan kebencian. Tanpa ada siapa yang bisa mempertanggung jawabkan,” papar Djarot.

Dia juga geram dengan pihak yang sengaja menyebarluaskan informasi hoax. Hal itu tak ubahnya sebagai seorang pengecut. “Bagi saya menyebarluaskan seperti itu pengecut,” tutup Djarot.
(Muspri-sisidunia.com)