sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Sport » Kontrak Alfred Riedl Tampaknya Tak Diperbarui. Lantas Siapakah Pelatih Timnas Selanjutnya ?

Kontrak Alfred Riedl Tampaknya Tak Diperbarui. Lantas Siapakah Pelatih Timnas Selanjutnya ?



Bandung – PSSI telah menetapkan sejumlah kandidat pelatih untuk tim nasional di berbagai level, mulai dari senior, Timnas U-19, dan timnas U-15. Hal itu diucapkan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, di Kongres Tahunan PSSI, Hotel Aryaduta, Minggu (8/1/2017).

Kontrak Alfred Riedl Tampaknya Tak Diperbarui. Lantas Siapakah Pelatih Timnas Selanjutnya ?

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi

Untuk pelatih timnas senior, PSSI menimang mantan pelatih Paris Saint-Germain, Luis Fernandez, dan mantan pelatih tim U-21 Spanyol, Luis Mila. Dengan demikian, kontrak Alfred Riedl tampaknya tidak diperbarui.

Dalam karier kepelatihan, Luis Fernandez pernah melatih berbagai negara. Dia pernah melatih timnas Israel pada 2010-2011 dan menangani timnas Guinea pada 2015-2016.

Dia juga pernah menangani PSG, Athletic Bilbao, dan Espanyol. Bersama Les Parisiens, dia mempersembahkan gelar juara Piala Perancis dan Piala Winners.

Luis Milla juga kenyang asam garam melatih timnas. Dia pernah menukangi timnas Spanyol mulai level U-19, U-20, U-21, dan U-23. Terakhir, pelatih berusia 50 tahun itu dipecat dari Real Zaragoza.

Sementara timnas untuk kategori U-19, Indra Sjafri dan Wolfgang Pikal bakal bersaing untuk menjadi pelatih kepala. Indra pernah membawa Indonesia meraih juara Piala AFF U-19 pada 2013 sedangkan Pikal merupakan tangan kanan Riedl di tiga Piala AFF.

Baca juga : Sepakat Dengan Klub China, Fiorentina Lepas Nikola Kalinic

Adapun Fachri Husaeni dan Ruddy Eka Priyambada bakal bersaing untuk menjadi pelatih timnas U-15.

Kendati demikian, tidak disebutkan kapan tanggal pasti penetapan para pelatih itu. Edy hanya mengatakan bahwa level timnas itu dipilih karena akan memainkan agenda nasional tahun ini.
(Muspri-sisidunia.com)