sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Kakak Beradik BUnuh Tetangganya Karena Sering Ditegur

Kakak Beradik BUnuh Tetangganya Karena Sering Ditegur



Bandar Lampung – Kakak beradik tega membunuh tetangganya yang bernama Sapriadi (33) karena kesal sering ditegur agar tidak berisik dan menganggu warga.

Kakak Beradik BUnuh Tetangganya Karena Sering Ditegur

Ilustrasi penusukan

Pembunuhan yang berawal dari perkelahian itu terjadi dini hari tadi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Belia, Gang Kamboja Jagabaya, Way Halim. Riswa (47), warga setempat mengatakan, perkelahian antara korban dengan kakak beradik, Nurhadi (24) dan Sanjaya Dwi Saputra (19) terjadi karena kedua pelaku tidak terima karena di tegur korban.

Baca juga : Sadis, 3 Remaja Tega Siksa Seorang Pria Dan Mengunggahnya Di Facebook

Menurut Riswa, korban sering menegur kedua pelaku lantaran mengganggu warga ketika kumpul dengan teman-teman pada tengah malam. “Korban ini sudah beberapa kali menegur mereka (kedua pelaku), kerena, mereka ini sering kumpul-kumpul bersama teman-temannya malah hari dan itu mengganggu warga, lalu korban menegurnya,” katanya di lokasi kejadian.

Namun, teguran itu tidak dhiraukan oleh kedua pelaku dan teman-temannya. Karena kesal, korban mendatangi rumah kedua pelaku pada malam kejadian. “Mungkin korban itu sudah saking kesalnya terhadap kakak beradik ini, maka tak terbendung, dan akhirnya terjadilah kejadian pembunuhan seperti ini,” katanya.

Saat mendatangi rumah kedua pelaku itu, terjadilah perkelahian. Korban dikeroyok dan ditusuk menggunakan badik. Sementara itu, Nuri, orangtua pelaku mengatakan, korban datang ke rumah dalam keadaan mabuk dan memecahkan kaca depan rumahnya.

“Waktu terdengar suara kaca pecah itu, kemudian anak saya itu (Sanjaya Dwi Saputra) keluar, dia (korban) langsung memukul anak saya itu menggunakan badik di bagian kepala hingga berdarah,” kata Nuri.

Kakak korban Nurhadi yang tidak terima dengan kejadian tersebut, kemudian terjadilah perkelahian hingga korban ditusuk. (bndt – sisidunia.com)