Home » News » Hadiri Acara Maulid Nabi, Anies Baswedan Berikan Sambutan Singkat Didepan Pimpinan PKS

Hadiri Acara Maulid Nabi, Anies Baswedan Berikan Sambutan Singkat Didepan Pimpinan PKS



Jakarta – Cagub DKI Anies Baswedan siang ini menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor DPP PKS. Kedatangan Anies disambut Ketua Majelis Syuro dan Presiden PKS.

Hadiri Acara Maulid Nabi, Anies Baswedan Berikan Sambutan Singkat Didepan Pimpinan PKS

Anies Baswedan Bersama Para Pemimpin PKS

Anies tiba di kantor DPP PKS di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.20 WIB, Minggu (8/1/2016). Anies disambut alunan rebana dan langsung diterima Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid.

Cagub DKI nomor urut tiga itu kemudian memberikan sambutan singkat. Sebelum duduk lesehan bersama ketiga pimpinan PKS itu, Anies sempat memberikan sambutan singkat.

“Menjadi pemimpin yang diikuti dan dicintai itu tidak mudah. Bayangkan Nabi Muhammad dicintai mulai abad 14, kemudian kita masih menunjukkan kecintaan seperti kita kumpul pada hari ini. Dicintai bukan hanya oleh umatnya saja, bukan di zamannya saja, tapi lintas zaman,” kata Anies yang mengenakan baju koko putih dipadukan dengan sarung cokelat plus peci hitam itu.

Baca juga : Anies Menyambut Gembira Kemenangan Warga Bukit Duri Atas Pemprov DKI

Pada kesempatan yang sama, Presiden PKS Sohibul Iman memasang target besar di Pilgub DKI. Ia menegaskan cagub DKI yang diusung PKS dan Gerindra yakni Anies Baswedan harus menang untuk bisa membangun dan membahagiakan warga Jakarta.

“Yang jelas Pak Anies harus menang. Kita usaha bersama. Yang kedua tentu sesuai tagline, janji kampanye, saya berharap Pak Anies ketika jadi gubernur bagaimana Jakarta menjadi kota maju, jadi maju kotanya dan bahagia warganya,” kata Presiden PKS Sohibul Iman di kantor DPP PKS di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.20 WIB, Minggu (8/1/2017).

Sohibul mengingatkan Anies harus siap menghadapi debat cagub DKI pada 13 Januari 2017 mendatang. “Saya tegaskan ketika seseorang siap mencalonkan diri, jadi dia juga harus siap debat. Kalau jadi calon tapi nggak siap debat, silakan ditafsirkan sendiri,” kata Sohibul.
(Muspri-sisidunia.com)