Home » News » Ungkit Penggusuran Warga Bukit Duri, Agus Tekankan Pemimpin Harus Dekat Dengan Rakyat

Ungkit Penggusuran Warga Bukit Duri, Agus Tekankan Pemimpin Harus Dekat Dengan Rakyat



Jakarta – Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono berulang kali menegaskan seorang pemimpin harus dekat dengan rakyat dan tidak asal main gusur. Segala sesuatu harus dilakukan secara cermat, terukur dan berperikemanusiaan.

Ungkit Penggusuran Warga Bukit Duri, Agus Tekankan Pemimpin Harus Dekat Dengan Rakyat

Agus Yudhoyono

Hal itu dikatakan Agus saat berkampanye di Kampung Rawadas, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (5/1/2017). “Jakarta harus dipimpin oleh orang yang mau dekat dengan rakyat. Oleh yang nggak main gusur,” kata Agus.

Pada Jumat kemarin, Agus menanggapi soal kemanangan warga Bukit Duri yang digusur oleh Satuan Polisi Pamong Pradja Jakarta Selatan. Cagub DKI nomor urut 1 itu mengatakan bahwa kemenangan tersebut adalah alasan warga melakukan perlawanan saat terjadi penggusuran.

“Tentu mereka (warga Bukit Duri) disahkan secara hukum dan tentunya ini menjadi alasan mengapa ada perlawanan, pertentangan. Ini memberi kita pesan moral bahwa segala sesuatu harus dilakukan secara cermat terukur berperikemanusiaan,” ujar Agus di IS Plasa, Jakarta Timur, Jumat (6/1/2017).

“Jangan lagi terjadi hal seperti ini, tidak manusiawi dan menang di pengadilan,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menyatakan SK Satpol PP Nomor 1779/-1.758.2 tertanggal 30 Agustus 2016 cacat hukum dan membuat warga Bukit Duri menang melawan Sat Pol PP terkait masalah penggusuran.

Baca juga : Agus Didukung Komunitas Kaltim Ber-KTP DKI Yang Menginginkan Perubahan

Penggusuran di kawasan Bukit Duri dilakukan pada 28 September 2016 oleh Pemkot Jakarta Selatan di tengah dua gugatan yang sedang bergulir di Pengadilan Jakarta Pusat dan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.
(Muspri-sisidunia.com)