sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Dalami Pemeriksaan, Kini Polisi Buru Pembantu Pembuatan Buku Jokowi Undercover

Dalami Pemeriksaan, Kini Polisi Buru Pembantu Pembuatan Buku Jokowi Undercover



Jakarta – Polisi masih terus mendalami kasus pembuatan buku Jokowi Undercover yang diduga melanggar UU 10/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi. Korps Bhayangkara berupaya mengejar siapa pun yang membantu penerbitan buku yang dinilai tanpa landasan bukti ilmiah itu.

Dalami Pemeriksaan, Kini Polisi Buru Pembantu Pembuatan Buku Jokowi Undercover

Salah Satu Tulisan di Buku Jokowi Undercover

Kadivhumas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menyatakan bahwa saat ini pemeriksaan akan mendalami proses penulisan dan pencetakan buku tersebut.

Dengan demikian, diketahui siapa saja yang membantu penerbitan buku itu. ”Tentu kemudian pemeriksaan pada setiap yang membantu dilakukan,” ucapnya kemarin (3/1).

Pemeriksaan terhadap setiap yang membantu penulisan dan pencetakan buku tersebut merupakan kelengkapan dalam pemeriksaan. Tentu semua prosesnya akan diketahui ke depan. ”Saat ini belum dalam taraf kesimpulan bahwa mereka bagian dari tersangka,” katanya.

Menurut Boy, diperlukan kajian fakta terlebih dahulu untuk menentukan apakah ada pihak lain yang terlibat. Sejauh ini hanya Bambang Tri Mulyono (BTM) yang menjadi tersangka. ”Sebenarnya yang utama itu soal konten ya,” ujarnya.

Soal kemungkinan menarik buku tersebut dari peredaran, Boy mengatakan bahwa buku itu sejauh ini masih ditawarkan melalui online. Belum ada distribusi ke toko-toko buku. ”Sehingga belum perlu dilakukan penarikan,” ucap dia.

Boy menerangkan, Polri berupaya mendatangkan saksi ahli sejarah, biologi, hingga teknologi informasi. Semua saksi tersebut diperlukan untuk menganalisis kebenaran semua tulisan yang dibukukan itu.

Baca juga : Mahfud MD : “Jokowi Undercover Terlalu Vulgar dan Tidak Bermutu”

”Kebenarannya diuji kendati pengakuan awal memang tidak berdasar dokumen yang memadai,” jelasnya.
(Muspri-sisidunia.com)