Home » News » Agus Didukung Komunitas Kaltim Ber-KTP DKI Yang Menginginkan Perubahan

Agus Didukung Komunitas Kaltim Ber-KTP DKI Yang Menginginkan Perubahan



Jakarta – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono menemui komunitas orang Kalimantan Timur yang berdomisili di Jakarta. Agus mengatakan mereka ingin ada perubahan di Jakarta.

Agus Didukung Komunitas Kaltim Ber-KTP DKI Yang Menginginkan Perubahan

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus HArimurti Yudoyono

Bertempat di IS Plasa, Jakarta Timur, pada Jumat (6/1/2017), Agus menjelaskan pertemuannya dengan orang Kalimantan Timur yang berdomisili di Jakarta. Dia mengatakan seluruh elemen masyarakat Jakarta menginginkan perubahan.

Baca juga : Rekrut Personel, Pemerintah Segera Membentuk Badan Cyber Nasional

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur mendapatkan dukungan secara moril maupun kebersamaan kami dalam rangka memenangkan Pilgub Jakarta. Tentunya masyarakat Kaltim yang ada di Jakarta ingin sekali hadirnya perubahan dan ini jadi semangat baru buat saya,” paparnya.

Agus mengaku punya program yang akan ditawarkan untuk warga komunitas ini. Dia ingin memajukan aspek pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup serta kesejahteraan bagi seluruh warga Jakarta, termasuk komunitas ini.

“(Program yang ditawarkan) ya sama seperti kepada masyarakat lainnya karena mereka kan berbaur semua, tentu permasalahan serupa. Mereka tentu ingin meningkatkan kehidupan, ditinjau dari berbagai aspek, kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, juga kesejahteraan mereka,” katanya.

Wali Kota Samarinda yang turut hadir di acara ini, Syaharie Jaang, menjelaskan terkait kehadiran dan jumlah komunitas orang Kaltim yang hadir di sini. Menurutnya, seluruh orang Kaltim yang menghadiri acara itu ber-KTP DKI.

“Kita kan kurang-lebih 4.000. Kita targetkan hari ini 1.000 orang, tapi kelihatannya nggak muat. Mereka memang KTP Jakarta, lewat pertemanan ada yang tinggal di Jakarta, sekolah di Jakarta, dan ada yang puluhan tahun di Jakarta. Punya KTP Jakarta, mereka memang tinggal di Jakarta,” ungkap Syaharie.

(bens – sisidunia.com)