sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Revisi RUU Masih Dilakukan, Perindo Sudah Usung Nama Hary Tanoe Sebagai Capres Mendatang

Revisi RUU Masih Dilakukan, Perindo Sudah Usung Nama Hary Tanoe Sebagai Capres Mendatang



Jakarta – Pengusaha yang juga Ketum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, berambisi menjadi presiden. Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu Ahmad Riza Patria mengatakan, berdasarkan UUD 1945, boleh saja sebagai warga negara Indonesia (WNI) Hary Tanoe mencalonkan diri sebagai presiden.

Revisi RUU Masih Dilakukan, Perindo Sudah Usung Nama Hary Tanoe Sebagai Capres Mendatang

Ketum Partai Perindo Hary Tanoe

“Setiap warga negara punya hak yang sama sesuai UUD 1945 untuk dipilih dan memilih. Sebagai warga negara punya hak memilih kepala daerah atau presiden. Sebagai warga negara punya hak dipilih sebagai kepala daerah atau presiden, itu UUD 1945,” ujar Riza pada Selasa (3/1/2017) malam, dilansir dari detikcom.

Perindo sendiri adalah partai baru yang belum memiliki kursi di parlemen. Merujuk pada draf usulan pemerintah, pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang memperoleh kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% (dua puluh lima persen) dari suara sah nasional pada Pemilu Anggota DPR periode sebelumnya.

Sedangkan Perindo belum memiliki kursi di DPR. Terkait dengan hal tersebut, Riza mengatakan saat ini DPR masih terus menggodok RUU Pemilu. Jadi ketentuan tentang pengusungan calon presiden ataupun calon wakil presiden juga masih terus dibahas.

Baca juga : PDIP Tanggapi Usulan PPP Capres Harus WNI Asli

“Pansus RUU Pemilu belum sampai pembahasan itu (pengusungan capres dan cawapres oleh parpol). Nanti tiap fraksi masih diberi kesempatan untuk mempersiapkan terkait dengan isu strategis yang akan menjadi pembahasan pansus,” jelas Riza.

“Kita akan melakukan kunjungan ke beberapa daerah dan perguruan tinggi bertemu instansi untuk menerima masukan, termasuk isu calon presiden. Apakah calon presiden dapat diusulkan oleh partai yang hanya ada di parlemen atau semua partai dapat mengusulkan, sekalipun tidak ada ada perwakilan di parlemen dan partai baru. Itu nanti pembahasannya,” sambung Wakil Ketua Komisi II DPR itu.

Riza menambahkan tim pansus RUU Pemilu akan terus mengkaji rancangan undang-undang agar mendapat hasil terbaik. “Kita masih melakukan pengkajian pendapat bagaimana yang terbaik. Termasuk penyusunan UU Pemilu,” tutupnya.
(Muspri-sisidunia.com)